Pemkab Badung dan Kejati Bali Gelar Bersih Pantai serta Pelepasan Tukik di Kuta

Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta saat aksi bersih pantai dan pelepasan tukik di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta, Sabtu (4/7). Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta saat aksi bersih pantai dan pelepasan tukik di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta, Sabtu (4/7).
Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta saat aksi bersih pantai dan pelepasan tukik di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta, Sabtu (4/7). (Foto: Humas Badung)

BADUNG,MENITINI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung bersama Kejaksaan Tinggi Bali menggelar aksi bersih pantai dan pelepasan tukik di Pantai Kuta, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Shelter Kebencanaan Baruna tersebut menjadi pembuka rangkaian Bazar Pelayanan Publik 2026 yang diinisiasi Kejati Bali.

Aksi pelestarian lingkungan pesisir ini dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, serta Kepala Kejati Bali Setiawan Budi Cahyono. Rangkaian kegiatan pelayanan publik tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Badung dan Kejati Bali. Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat kepada masyarakat, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian kawasan pesisir.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Bali beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi kegiatan ini. Sinergi yang dibangun tidak hanya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat kepada masyarakat, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan. Kolaborasi seperti ini sangat baik dan patut terus dilaksanakan ke depan,” ujar Adi Arnawa.

BACA JUGA:  TP PKK Badung Optimistis Hadapi Lomba HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali

Ia menilai konsep pelayanan publik terintegrasi di satu lokasi memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun wisatawan dalam mengakses berbagai layanan secara cepat, mudah, dan efisien.

Menurutnya, keberlanjutan program tersebut perlu didukung dengan evaluasi berkala agar cakupan pelayanan semakin luas dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan publik benar-benar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan wisatawan. Jika antusiasme masyarakat tinggi, tentu kegiatan seperti ini sangat baik apabila dilaksanakan secara rutin,” katanya.

Dukungan juga disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster. Ia mengapresiasi inisiatif Kejati Bali yang menggabungkan pelayanan publik dengan aksi kepedulian terhadap lingkungan.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali yang memadukan pelayanan publik dengan aksi menjaga kebersihan lingkungan. Menurut saya, sebagai destinasi pariwisata dunia, Bali membutuhkan pelayanan publik yang semakin profesional, sekaligus komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kebersihan lingkungan agar citra Bali tetap terjaga di mata wisatawan dan masyarakat internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejati Bali Setiawan Budi Cahyono mengatakan bazar pelayanan publik satu atap tersebut merupakan wujud sinergi antarlembaga dalam menghadirkan layanan yang cepat, mudah diakses, transparan, dan berkualitas bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Capaian PSBS Jadi Indikator Mangupura Award, Badung Percepat Kemandirian Pengelolaan Sampah

“Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antar instansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah diakses, transparan, dan berkualitas. Melalui kolaborasi ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat memperoleh berbagai layanan pemerintah dalam satu tempat,” jelasnya.

Melalui Bazar Pelayanan Publik 2026, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kepolisian, keimigrasian, konsultasi hukum gratis, layanan kesehatan, BPJS Kesehatan, perbankan, hingga pengembalian barang bukti dan pembayaran denda tilang.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran Forkopimda Badung, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Sekda Badung beserta pimpinan perangkat daerah, para Kepala Kejaksaan Negeri se-Bali, instansi vertikal, dan masyarakat setempat. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top