Penelitian Hepatitis Akut Butuh Waktu Hingga 14 Hari

Ilustrasi hepatitis. (foto: Getty Images/iStockphoto)

JAKARTA,MENITINI.COM-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan pemerintah tengah meneliti temuan Hepatitis Akut. Masyarakat diminta bersabar karena penelitian membutuhkan waktu.

“Ada pemeriksaan laboratorium terutama adenovirus dan Hepatitis E yang membutuhkan waktu 10 hingga 14 hari ke depan,” kata juru bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (5/5/2022).

BACA JUGA:  Wamenkes: Pemanfaatan AI di Bidang Kesehatan tak Bisa Sembarangan

Nadia mengatakan penelitian itu paralel dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta. Mereka menginvestigasi faktor risiko lantaran sudah mengetahui profil ketiga anak yang meninggal.

Nadia memerinci korban meninggal terdiri dari anak berusia dua, delapan, dan 11 tahun. Korban berusia dua tahun belum divaksin covid-19, korban berusia delapan tahun baru divaksin covid-19 satu kali, dan korban berusia 11 tahun sudah divaksin lengkap.

BACA JUGA:  Safari Kesehatan Badung Peduli Hadir di Gulingan, Warga Nikmati Layanan Medis Gratis dan Bantuan Sosial

“Ada satu kasus yang ada penyakit lain (selain Hepatitis Akut),” jelas dia. Nadia tidak memerinci dugaan penyakit lainnya tersebut. Sebab, penyakit itu masih diteliti di laboratorium.

Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top