Mutasi 132 Pejabat, Bupati Klungkung Tekankan Perubahan Etos Kerja dan Percepatan Layanan

Pelantikan yang digelar di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya ini menjadi langkah lanjutan untuk mendorong peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
Bupati Klungkung, I Made Satria melantik 132 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, Selasa (5/5/2026) di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. (Foto: Istimewa)

KLUNGKUNG,MENITINI.COMBupati Klungkung I Made Satria kembali melakukan perombakan birokrasi dengan melantik 132 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, Selasa (5/5/2026). Pelantikan yang digelar di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya ini menjadi langkah lanjutan untuk mendorong peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Alih-alih sekadar rotasi jabatan, mutasi kali ini diarahkan sebagai upaya mempercepat pelayanan publik dan memperkuat kemandirian fiskal daerah. Total pejabat yang dilantik terdiri dari 75 pejabat administrator, 55 pejabat pengawas, satu kepala puskesmas, dan satu pejabat fungsional ahli madya.

Pelantikan tersebut mengacu pada Keputusan Bupati Klungkung Nomor 800.1.3.3/216/BKPSDM/2026 serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.3.3-1734 Dukcapil Tahun 2026.

Dalam arahannya, Bupati Satria secara tegas menyoroti masih adanya kinerja pelayanan yang dinilai lambat dan kurang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menilai kondisi ini tidak boleh terus berlanjut di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan adaptif.

BACA JUGA:  Klungkung Raih Penghargaan Nasional, Bupati I Made Satria Diapresiasi atas Kinerja Sektor Kesehatan

“Selama satu tahun tiga bulan saya menjabat, masih ditemukan pejabat yang lambat dan lelet dalam pelayanan. Tidak responsif terhadap keluhan masyarakat. Karena itu saya tegaskan jangan bertahan di zona nyaman. Harus ubah etos kerja. Mari kita lari cepat, keluar dari zona nyaman, layani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain menekankan kecepatan layanan, para pejabat juga didorong untuk lebih aktif menggali potensi pendapatan di masing-masing organisasi perangkat daerah. Hal ini dinilai penting untuk mendukung kemandirian fiskal di tengah keterbatasan anggaran.

Tak hanya itu, efisiensi belanja dan inovasi kerja juga menjadi perhatian. Bupati Satria mengingatkan agar birokrasi tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata, melainkan mampu menghadirkan terobosan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:  Klungkung Raih Penghargaan Nasional, Bupati I Made Satria Diapresiasi atas Kinerja Sektor Kesehatan

“Seluruh gerak birokrasi harus berpedoman pada visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Klungkung Mahotama. Mari kita bekerja keras, optimalkan potensi yang ada di Kabupaten Klungkung ini, buang ego sektoral,” tegasnya.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Klungkung. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top