Mempesona Panorama Alamnya, Minta Kendaraan Tak Boleh Melewati Akses Tanah Barak

Pemandangan tebing di Tanah Barak Desa Kutuh. (Foto: M-003)

BADUNG, MENITINI.COM – Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan berwisata ke Tanah Barak Desa Kutuh, akses melalui stage kecak Lelangon, tak bisa dilalui kendaraan pribadi.

Pihak pengelola mempersilahkan pengunjung berjalan kaki atau menggunakan shutle yang disediakan. Direktur Utama BUMDA Kutuh, Ni Luh Hepi Wiradani menerangkan, aturan tersebut diberlakukan semata untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan seiring meningkatnya kunjungan ke Tanah Barak.

Hal tersebut diharapkan agar pengunjung bisa lebih menikmati keindahan dan ketenangan Tanah Barak, sambil mendukung upaya untuk menjaga kebersihan dan ketertiban area wisata.

BACA JUGA:  Wamenpar: Bali Wellness and Beauty Expo Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Wellness Dunia

“Ini kita mulai berlakukan sejak Rabu (28/8). Kita minta pengunjung untuk berjalan kaki atau menggunakan shuttle yang disediakan untuk memasuki kawasan,” terangnya Selasa (3/9).

Selama ini, tidak sedikit wisatawan yang menyampaikan cukup terganggu dengan kendaraan yang berlalu-lalang saat berfoto di tebing Tanah Barak. Karena itu, kemudian dilakukan pengaturan. Pengunjung diharuskan memarkir kendaraan mereka di areal parkir Lelangon.

Dari sana, mereka dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Barak dengan berjalan kaki atau menggunakan shuttle yang telah disediakan oleh pihak pengelola.

BACA JUGA:  ITDC Raih Predikat Role Model Pengelolaan Pariwisata Hijau

Untuk menggunakan shuttle, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 25.000 per orang dam sudah termasuk welcome drink.

Kebijakan itu sudah disosialisasikan kepada travel agent, tour leader, dan asosiasi pariwisata untuk memastikan penyampaian informasi yang efektif.

“Astungkara sejak kebijakan dikeluarkan hingga saat ini kami mendapatkan respon positif dimana pengunjung merasa lebih nyaman tanpa ada lalu lalang kendaraan,” ungkapnya. (M-003)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026.

Prabowo: Nasionalisme Jadi Kunci Kemajuan Ekonomi Bangsa

BANDAR LAMPUNG,MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa semangat nasionalisme merupakan faktor penting yang menjadi landasan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan suatu negara. Pernyataan tersebut disampaikan

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dalam Rapat Koordinasi Tingkat Tinggi se-Sarbagita di Denpasar, Rabu (10/6/2026).

Warga Bali Wajib Pilah Sampah 100 Persen Mulai 1 Juli

DENPASAR,MENITINI.COM – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Bali resmi menetapkan Bali sebagai proyek percontohan nasional pengelolaan sampah melalui deklarasi Gerakan “Bali 100 Persen Memilah Sampah”.

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top