Hingga Juli 2022, Bandara Ngurah Rai Layani 5,6 Juta Penumpang

Situasi kepadatan penumpang di bandara internasional Ngurah Rai Bali, Sabtu (6/8/2022).
Situasi kepadatan penumpang di bandara internasional Ngurah Rai Bali, Sabtu (6/8/2022). (Foto: M-006)
DENPASAR, MENITINI-Selama periode Januari hingga Juli 2022, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah melayani 5.612.777 penumpang secara keseluruhan. Jumlah tersebut didorong oleh aktivitas lalu lintas internasional yang kian ramai, serta bertambahnya rute internasional dan domestik. “Selama bulan Juli, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali melayani sebanyak 1.315.200 penumpang secara keseluruhan, atau meningkat sebanyak 18% jika dibandingkan dengan jumlah penumpang di bulan Juni,” Kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai  Bali, Handy Heryudhitiawan, Sabtu (6/8/2022).
Untuk lalu lintas internasional, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatatkan terdapat 518.620 penumpang selama bulan Juli, meningkat hingga 42% jika dibandingkan bulan sebelumnya. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali juga mencatatkan terdapat 8.517 pergerakan pesawat selama bulan Juli.
“Kemudian, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai  Bali mencatat 796.580 penumpang perjalanan udara domestik atau mengalami peningkatan sebanyak 7% dibandingkan dengan bulan Juni. Sehingga jumlah keseluruhan penumpang yang dilayani Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali pada periode Januari-Juli adalah sebanyak 5.612.777 orang. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021, terdapat persentase kenaikan hingga 220% dimana pada periode tersebut kami melayani 1.756.459 penumpang,” jelas Handy.
Di bulan Juli pula, Bandara Ngurah Rai mendapatkan dua tambahan rute internasional terbaru yaitu Philippine Air Asia menuju Manila, dan Korean Air menuju Incheon. Kemudian terdapat tambahan satu rute domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yaitu Indonesia Air Asia dengan tujuan Balikpapan. Tentunya hal tersebut juga menjadi faktor bagi tren kenaikan penumpang internasional dan domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Saat ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali melayani 21 rute domestik dan 21 rute internasional. Adapun secara keseluruhan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali melayani penerbangan ke 12 Negara dengan dilayani 23 Maskapai. Selama bulan Juli, Rute domestik dengan penumpang tertinggi adalah Jakarta dengan melayani 451.791 penumpang. Dilanjutkan oleh Surabaya dengan 115.716 penumpang, dan Makassar dengan 49.001 penumpang.
“Rute internasional dengan jumlah penumpang tertinggi selama bulan Juli di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali adalah Australia dengan melayani 195.079 penumpang, kemudian Singapura dengan melayani 128.283 penumpang, dan Malaysia dengan melayani 69.388 penumpang. WNA Australia juga menjadi WNA terbanyak yang memasuki Pulau Bali dengan 83.363 orang. Selanjutnya, tercatat 18.242 Warga Negara India dan 16.056 Warga Negara Inggris datang ke Pulau Bali selama bulan Juli,” Ujar Handy.
Meskipun jumlah pelaku perjalanan udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali terus meningkat, Handy mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap memberlakukan protokol kesehatan khususnya jika berada di Bandara. “Saat ini terdapat beberapa isu kesehatan yang telah menjadi perhatian dunia seperti PMK dan Penyakit Cacar Monyet. Kami tentunya terus melakukan koordinasi secara intensif dengan stakeholder terkait seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Karantina Pertanian, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan mempersiapkan fasilitas-fasilitas penunjang untuk mencegah penularan penyakit-penyakit tersebut seperti penempatan Thermo Scanner di pintu kedatangan dan keberangkatan, serta peletakan Karpet Disinfektan di setiap pintu masuk dan keluar area penumpang. Kami berharap tren kenaikan jumlah pelaku perjalanan udara baik domestik maupun internasional di Pulau Bali dapat terus dijaga oleh semua pihak. Kami optimis target Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali untuk melayani 9 Juta penumpang dapat segera terrealisasi,” tutup Handy. (M-006)
BACA JUGA:  KTT G20 Hasilkan Deklarasi Bali 2022