Dihantam Gelombang KM Sweet Tenggelam, 5 Orang Ditemukan Selamat 3 Masih Dalam Pencarian

AMBON, MENITINI.COM – Kapal Motor (KM) Ikan Sweet yang tenggelam akibat dihantam gelombang di Perairan Laut Banda, akhirnya menemukan titik terang. 

Lima Anak Buah Kapal (ABK) KM Sweet berhasil ditemukan selamat masing-masing Rusdin, Hamid Ely, Kelvin Tuhumena, Nario Waolio dan Nadil Tomia.

Sementara tiga ABK KM Sweet yang belum ditemukan yakni Asywandy Syahwal, Hasan Nur Tualepe serta Imanuel Kresio Ririhena.

Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arif Anwar menuturkan pencarian korban menggunakan RBB Basarnas Ambon, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud Polda Maluku, dan Keluarga korban melakukan operasi pencarian 8 orang ABK KM Sweet yang masih hilang di perairan laut Banda.

BACA JUGA:  Di Masa Tenang Pemilu 2024, Ini Imbauan  Bawaslu Maluku

Dikatakan, ada beberapa titik koordinat dilalui tim SAR gabungan guna melakukan Ops Pencarian korban. Pukul 09.10 WIT, Basarnas Ambon melakukan koordinasi dengan SROP Ambon guna memapelkan informasi kecelakaan ini terhadap kapal-kapal yg melintasi di sekitar perairan laut Banda.

Dijelaskan, upaya pencarian korban serta lintas koordinasi antar unsur terkait terhadap pencarian delapan orang ABK KM Sweet, menemukan titik terang sekira pukul pukul 19.00 WIT.

Comm Centre Basarnas Ambon menerima informasi dari pengurus kapal Matheus melaporkan bahwa, pada pukul 17.35 WIT, lima orang ABK KM Sweet berhasil ditemukan oleh Kapal KM Yondri 03 di perairan laut banda -+ 35 NM dari Pulau Seram Bagian Timur.

BACA JUGA:  Akhir Masa Jabatan Gubernur Maluku Tinggal 1 Bulan, Dewan Pastikan Usulan 3 Nama Pengganti  Masih Berlaku

Kelima korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi ke atas Kapal KM Yondri guna mendapatkan perawatan. Sementara tiga korban lainnya masih belum ditemukan.

“Lima ABK KM Sweet tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dihari ketiga pencarian, mereka sudah dievakuasi oleh kapal KM Yondri. sementara kapal lego jangkar menunggu pagi untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Ambon. Upaya pencarian dihentikan sementara menunggu besok, guna melanjutkan Ops pencarian terhadap tiga korban yang masih belum ditemukan,” ujarnya.

Ditambahkan, KM Sweet  bertolak dari Pulau Banda Neira tujuan Dermaga Perikanan, Desa Tantui, Kota Ambon. Namun sesampainya -+ 10 NM dari perairan Negeri Seri, Kota Ambon, kapal dihantam gelombang mengakibatkan rusak badan kapal hingga tenggelam. (M-009)

  • Editor: Daton