WNI di Jepang Diminta Waspada Gempa dan Tsunami Susulan

(Foto: Screenshoot: Youtube CNN Newsource/TV Asahi)

JAKARTA,MENITINI.COM-Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang diminta tetap waspada setelah gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang prefektur Ishikawa pada Senin (1/1/2023). Imbauan ini disampaikan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka dalam sebuah pernyataan setelah gempa besar yang terjadi pukul 14.10 WIB.

Setelah gempa, tsunami pertama dilaporkan menghantam Pelabuhan Wijima. Badan Meteorologi Jepang (JMA) dalam sebuah pernyataan di media sosial mengatakan bahwa gelombang tsunami tersebut ketinggiannya mencapai 1,2 meter.

BACA JUGA:  GCC Pertimbangkan Respons atas Serangan Rudal dan Drone Iran ke Negara Teluk

Menurut laporan Kementerian Luar Negeri RI, KBRI Tokyo dan KJRI Osaka tengah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan simpul masyarakat Indonesia di sana.

“Sistem lapor diri KBRI Tokyo mencatat terdapat 1.315 WNI yang menetap di Prefektur Ishikawa,” ungkap Kemlu RI.

KBRI Tokyo dan KJRI Osaka meminta WNI di sana tetap waspada dan selalu memantau informasi dan arahan otoritas setempat.

BACA JUGA:  Senat AS Tolak Pembatasan Kewenangan Militer, Dukungan untuk Donald Trump Menguat

“Peringatan tsunami di sepanjang pesisir barat Jepang masih belum dicabut hingga malam hari ini waktu Jepang,” tambah Kemlu. Untuk situasi darurat, WNI bisa menghubungi KBRI nomor hotline KBRI Tokyo:+818035068612 dan KJRI Osaka: +818031131003.

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Walikota Ambon, Drs. Bodewin M Wattimena, M.Si.

17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon

AMBON, MENITINI – Pemerintah Kota Ambon menetapkan 17 program prioritas pembangunan sebagai fokus utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Program ini dijalankan sebagai bagian dari arah

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top