Untuk Ketiga Kali Prosesi Semana Santa Ditiadakan, Ini Penjelasan Uskup Larantuka

Uskup Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung, (M-003)

“Memperhatikan situasi saat ini,  di mana kita masih berada pada pandemi Covid-19 dan  melihat jumlah yang terpapar positif Covid-19 semakin meningkat di wilayah kita, di Kabupaten Flores Timur dan Lembata,  dan saat ini kita sedang berada pada level 3 secara nasional, maka demi kepentingan  keselamatan dan kesehatan seluruh warga masyarakat kita, kami memutuskan  meniadakan dan membatalkan seluruh kegiatan pelaksanaan perayaan  devosional tradisi Semana Santa di Larantuka, Konga, Wureh, pada tahun ini,” demikian antara lain bunyi surat Uskup Larantuka.

BACA JUGA:  Lanjutan Sidang Replik Chromebook, JPU Bongkar Mens Rea dan Modus Pengkondisian Nadiem

Uskup Larantuka juga meminta agar paroki-paroki yang sudah memiliki tradisi ini agar ditiadakan. “Tidak diadakan prosesi Jumat Agung, prosesi Aleluya di Larantuka, Konga dan Wureh,” tulis Uskup Frans dalam suratnya.

Sementara  perayaan liturgi pekan suci  di gereja-gereja tetap dilaksanakan seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan  secara ketat.

“Memang sudah tiga tahun berturut-turut kita  tidak merayakan Semana Santa menurut tradisi kita.  Meskipun secara ritual devosional kita tidak melakukannya, tetapi hal tersebut tidak mengurangi makna dari tradisi kita. Kita diharapkan memaknainya secara lebih rohaniah, lebih mendalam terhadap misteri iman dan keselamatan kita,” demikian pesan Uskup Frans dalam suratnya.

BACA JUGA:  Usai Geledah Kantor BGN, Kejagung Tahan Mantan Kepala Dadan Hindayana

Surat ditujukan kepada para pastor, biarawan-biarawati dan seluruh umat Keuskupan Larantukan itu juga ditembuskan antara lain kepada Bupati Flores Timur, Ketua DPRD Flores Timur, juga pihak keamanan (TNI-Polri). M-003

Iklan

BERITA TERKINI

Pelepasan petugas sensus ekonomi dj Jembrana oleh Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Jumat (12/6/2026).

312 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Mulai Sisir Jembrana

JEMBRANA,MENITINI.COM – Sebanyak 312 petugas lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 resmi mulai bertugas melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana. Kegiatan pendataan akan berlangsung selama

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top