JEMBRANA,MENITINI.COM-Lokasi (genah) pemelastian Ida Bhatara saat rangkaian pelaksanaan Hari Raya Nyepi bagi kecamatan Melaya, Jembrana diketahui tergerus abrasi beberapa waktu lalu, tidak memungkinkan digunakan sebagai tempat pemelastian selanjutnya.
Majelis Alit dan seluruh Bendesa Adat di Kecamatan Melaya kompak untuk mengusulkan pemindahan lokasi yang sebelumnya berada di sebelah selatan pura Dalem Candikusuma menjadi di sebalah barat Kantor Desa Candikusuma.
Bupati I Nengah Tamba saat meninjau lokasi bakal pemelastian, Jumat (25/8/2023) menyampaikan dilihat dari segi tempat sangat strategis terutama akses masyarakat itu gampang.
“Namanya upacara melasti tentu memerlukan tempat yang besar dan representatif, pemilihan tempatnya sudah bagus akses banyak, tinggal nanti ditata ulang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ia berharap kepada Majelis dan Bendesa untuk segera membuatkan proposal, nanti silakan cantumkan apa-apa saja item yang diperlukan sebagai kelengkapan genah melasti.
“Astungkara diperubahan 2024, bisa dieksekusi karena ini adalah untuk kepentingan umat. Sehingga nanti jalannya yadnya bisa berjalan dengan baik dan labda karya,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Bupati, Kadis Parbud, Anak Agung Komang Sapta Negara, Kadis PKP, I Ketut Wardana, Camat Melaya serta seluruh Bendesa di Kecamatan Melaya. (M-011)
- Editor: Daton
Berita Lainnya:
- Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Warga Berhamburan Keluar Rumah
- Animo Tinggi, Polteknaker Perpanjang Masa Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei
- TP. PKK Badung Salurkan 200 Paket Olahan Ikan di Desa Getasan
- JPU Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
- Presiden Apresiasi Satgas PKH, Rp10,2 Triliun Masuk Kas Negara dan Jutaan Hektare Kawasan Hutan Dikuasai Kembali









