Selasa, 23 Juli, 2024

Bupati I Nengah Tamba saat meninjau lokasi bakal pemelastian, Jumat (25/8/2023) (Foto: M-011)

JEMBRANA,MENITINI.COM-Lokasi (genah) pemelastian Ida Bhatara saat rangkaian pelaksanaan Hari Raya Nyepi bagi kecamatan Melaya, Jembrana diketahui tergerus abrasi beberapa waktu lalu, tidak memungkinkan digunakan sebagai tempat pemelastian selanjutnya.

Majelis Alit dan seluruh Bendesa Adat di Kecamatan Melaya kompak untuk mengusulkan pemindahan lokasi yang sebelumnya berada di sebelah selatan pura Dalem Candikusuma menjadi di sebalah barat Kantor Desa Candikusuma.

Bupati I Nengah Tamba saat meninjau lokasi bakal pemelastian, Jumat (25/8/2023) menyampaikan dilihat dari segi tempat sangat strategis terutama akses masyarakat itu gampang.

“Namanya upacara melasti tentu memerlukan tempat yang besar dan representatif, pemilihan tempatnya sudah bagus akses banyak, tinggal nanti ditata ulang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Ribuan Umat Muslim Padati Jembrana Berholawat di Twin Tower

Lebih lanjut, Ia berharap kepada Majelis dan Bendesa untuk segera membuatkan proposal, nanti silakan cantumkan apa-apa saja item yang diperlukan sebagai kelengkapan genah melasti.

“Astungkara diperubahan 2024, bisa dieksekusi karena ini adalah untuk kepentingan umat. Sehingga nanti jalannya yadnya bisa berjalan dengan baik dan labda karya,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Bupati, Kadis Parbud, Anak Agung Komang Sapta Negara, Kadis PKP, I Ketut Wardana, Camat Melaya serta seluruh Bendesa di Kecamatan Melaya. (M-011)

  • Editor: Daton

Berita Lainnya:

BACA JUGA:  Pernah Tolak Piala Dunia U-20, Koster Minta Maaf kepada Rakyat Bali dan Indonesia