Kemendag Harus Stabilkan Harga Kacang Kedelai

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel. (foto: Runi/rni)

“Tugas Kementerian Perdagangan memang seperti itu. Tak bisa membiarkan masyarakat bertarung sendiri,” kata Gobel.

Gobel mengatakan, akibat kenaikan harga kacang kedelai secara terus menerus, jumlah pengrajin tahu dan tempe terus berkurang, khususnya pengrajin kecil. Padahal pemerintah sudah tidak mengenakan bea masuk terhadap komoditas kacang kedelai.

BACA JUGA:  Prabowo Bawa Pulang Komitmen Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan

Ia itu menambahkan, tahu dan tempe merupakan makanan rakyat dan digemari seluruh lapisan masyarakat. Selain itu usaha tahu dan tempe juga merupakan sektor yang bisa dimasuki masyarakat bawah dengan mudah. Karena itu fluktuasi harga dan kenaikan harga kacang kedelai bisa mengganggu lapangan kerja dan lapangan usaha.

BACA JUGA:  Ekonomi Bali Sangat Bergantung pada Pariwisata, Kontribusi Capai 66 Persen

“Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, semua pihak khususnya pemerintah, untuk bekerja lebih sungguh-sungguh agar kemiskinan tak terus naik,” tandas Wakil Rakyat dapil Gorontalo itu.

Iklan

BERITA TERKINI

Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/4/2026).

Legislator Apresiasi Program Magang Pusri Palembang

PALEMBANG,MENITINI.COM – Anggota Komisi IX DPR RI mengapresiasi pelaksanaan Program Pemagangan Nasional saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Kota Palembang, Sumatera Selatan. Program ini

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top