BADUNG,MENITINI.COM – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung menggelar kegiatan literasi digital bertajuk “Tips Aman Bertransaksi Digital” pada Selasa (21/4/2026) di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari sektor perbankan dan regulator, yakni Nyoman Indra Iranaya dari BPD Bali, Anak Agung Surya dari Otoritas Jasa Keuangan Bali, serta Zetra Les Saputra dari Bank Indonesia.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Bali Emanuel Dewata Oja, Komisi III DPRD Badung, serta diikuti peserta dari kalangan generasi Z, mahasiswa, pelajar SMA, dan pelaku UMKM. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Badung I B Alit Sucipta.
Ketua SMSI Kabupaten Badung, I Nyoman Sarmawa, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 300 media online yang tersebar di wilayah Badung. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi organisasi perusahaan media online tersebut.
“SMSI Kabupaten Badung memiliki dua tugas utama, yaitu tugas ke dalam dan tugas ke luar. Tugas ke dalam adalah melakukan pembinaan terhadap media online, khususnya terkait aspek legalitas, regulasi, dan SOP agar tetap berada pada koridor yang benar. Sementara tugas ke luar adalah menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya. Sarmawa juga menyebutkan bahwa sebelumnya, SMSI Badung pernah menggelar diskusi dan penghijauan.
Sementara itu, Wakil Bupati Badung I B Alit Sucipta menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan literasi digital yang dinilai penting di era transformasi digital saat ini. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing UMKM.
“Kami terus mendorong penguatan UMKM melalui peningkatan akses permodalan. Jika sebelumnya pinjaman hanya sebesar Rp25 juta, kini telah ditingkatkan menjadi Rp100 juta,” ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta Menariknya, UMKM di Badung tidak dibebani biaya administrasi maupun bunga karena semuanya ditanggung pemerintah. Dengan program tersebut, pelaku UMKM hanya perlu membayar pokok pinjaman setiap bulan, sehingga dapat lebih fokus mengembangkan usaha.
Lebih lanjut, Wabup Sucipta menilai kegiatan literasi digital sangat bermanfaat untuk menambah wawasan generasi muda dan pelaku usaha dalam bertransaksi secara aman di dunia digital. Ia juga memberikan apresiasi kepada SMSI Badung atas peran aktifnya sebagai wadah media siber.
“Kami mengapresiasi SMSI Badung yang sejak awal telah menunjukkan komitmen menjalankan fungsi organisasi, baik dalam mengkoordinasikan media online maupun mengajak media yang belum terdaftar untuk bergabung,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keamanan transaksi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital di Kabupaten Badung. (M-011)
- Editor: Daton









