Dua Perawat RSUP Sanglah Terpapar Covid-19, Begini Penjelasan Dirut Sudana

Direktur Umum RSUP Sanglah Wayan Sudana memberi keterangan kepada awak media

DENPASAR, MENITINI.COM– Direktur Utama (Dirut) RSUP Sanglah, dokter Wayan Sudana menjelaskan saat ini ada dua perawatnya terpapar Covid-19 setelah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19, yang awalnya terdiagnosa tumor paru.

Dengan tambahan seorang perawat ini, artinya ada dua perawat yang positif lantaran kontak dengan pasien tersebut. “Setelah 93 orang pegawai di-swab, hasilnya seorang lagi dinyatakan positif. Ia juga perawat yang sempat melakukan kontak,” kata saat dihubungi MENITINI Minggu Malam (14/6/2020)

Hasil tes swab yang telah dilakukan kepada puluhan pegawai RSUP Sanglah Denpasar, yang sempat melakukan kontak dengan pasien dan perawat terkonfirmasi negatif. Meski demikian, pegawai yang berjumlah 92 orang itu masih tetap dikarantina hingga dua pekan ke depan sejak kasus tersebut mencuat.

BACA JUGA:  Menteri LH Kunjungi TPS Tahura, Tekankan Pemilahan Sampah dari Rumah Tangga di Bali

Sebelumnya, pada 10 Juni 2020 lalu seorang pasien terdiagnosa tumor paru yang dirawat di Ruang Flamboyan RSUP Sanglah Denpasar terdeteksi terpapar Covid-19.

Akibatnya, 93 orang pegawai harus diisolasi lantaran sempat melakukan kontak.  Jumlah tersebut terdiri dari 60 orang pegawai, 25 residen, pegawai outsourcing, seorang petugas lab, dan 2 orang dokter.   

BACA JUGA:  Koster Pastikan Perayaan Nyepi dan Idul Fitri di Bali Tetap Harmonis

Minggu (14/6), jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUP Sanglah Denpasar tercatat terus bertambah. Dibandingkan sehari sebelumnya, pihaknya menjelaskan, ada empat orang pasien baru, sedangkan hanya seorang yang telah diperbolehkan pulang. “Situasi di Ruang Nusa Indah hari ini (kemarin, red) ada 18 pasien, Ruang Mawar ada 15 orang pasien, Ruang Kamboja ada 9 pasien, dan Ruang Lely ada 16 orang,” katanya. poll

Iklan

BERITA TERKINI

Walikota Ambon, Drs. Bodewin M Wattimena, M.Si.

17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon

AMBON, MENITINI – Pemerintah Kota Ambon menetapkan 17 program prioritas pembangunan sebagai fokus utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Program ini dijalankan sebagai bagian dari arah

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top