Anggota DPR: Terawan Harus Dipuji, Bukan Dipecat

Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena (Foto: Detik.com/Karin)

“DSA sendiri setahu saya sudah puluhan ribu orang yang terbantu dan juga sudah ada di berbagai rumah sakit di tanah air. Jadi artinya sudah digunakan, dibuktikan dan dirasakan manfaatnya,” tuturnya.

Dia juga menyinggung soal vaksin Nusantara untuk Corona yang dicetuskan oleh Terawan. Dia mengatakan inovasi tersebut harus diberi apresiasi, bukannya malah dipecat IDI.

“Demikian juga vaksin nusantara sudah banyak juga orang yang pakai dan dirasakan manfaatnya. Tentu hal semacam ini harus betul kita apresiasi dan jangan sampai justru dipakai jadi alasan untuk memecat Pak Terawan karena faktor-faktor yang bisa dikomunikasikan antara MKEK (Majelis Kehormatan Etik Kedokteran) IDI dan dokter Terawan,” jelasnya.

Melki mengatakan pihaknya bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR akan meninjau praktik Undang-undang (UU) Kedokteran dan UU Pendidikan Kedokteran. Hal itu dilakukan guna menyempurnakan pelayanan kesehatan serta peran dari profesi dokter di Indonesia.

“Ini bisa kita lakukan dalam rangka menyempurnakan kondisi pelayanan kesehatan Tanah Air termasuk bagaimana peran dari profesi,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Dua Ribu ASN Resmi Ikuti Pelatihan Komcad

Sumber: Detik.com

Editor: Ton

Iklan

BERITA TERKINI

Jaksa Penuntut Umum, Roy Riady

Nadiem Sakit, Sidang Kasus Chromebook Ditunda Hingga 4 Mei

JAKARTA,MENITINI.COM – Sidang perkara dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi kembali mengalami penundaan. Persidangan yang berlangsung

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top