Tiga Emak-emak Diadili karena Diduga Siksa Hingga Tewas Pria yang Berutang Rp 5,4 Miliar

Foto ilustrasi tiga wanita penyekap
Foto ilustrasi persidangan di pengadilan

DENPASAR,MENITINI.COM-Tiga wanita masing-masing I Gusti Ayu Leni Yuliastari (57), Ida Ayu Oka Suryani Mantara (38), dan Intan Oktavia Pusparini (39) diadili di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (29/7), atas kasus penyiksaan yang berujung kematian I Pande Gede Putra Palguna (53).

Korban ditemukan tewas di jurang Desa Pancasari, Buleleng, Februari lalu. Jaksa menyebut kasus bermula dari utang Rp 5,4 miliar yang dipinjam Palguna dari Leni sejak 2019, namun tak kunjung dikembalikan.

BACA JUGA:  Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Korupsi Timah Aon

Leni lalu meminta bantuan dua rekannya yang dikenal memiliki kemampuan spiritual untuk memengaruhi korban agar mengembalikan uang. Namun, setelah beberapa kali menghilang, Palguna akhirnya tinggal di kos milik Ayu dan Intan di Denpasar Barat, sambil kembali meminjam uang sebesar Rp 60 juta.

Puncak penyiksaan terjadi sejak 26 Januari 2025, ketika para terdakwa melakukan pemukulan dan pembakaran terhadap tubuh korban dengan setrika, korek api, dan rokok. Korban akhirnya tewas pada 2 Februari 2025, dan jasadnya dibuang ke jurang.

BACA JUGA:  Kejaksaan Agung Terbitkan Tiga Sprindik, Bentuk Tim Khusus Tangani Perkara Limpahan Kortas Tipikor Polri

Hasil otopsi menunjukkan korban mengalami luka akibat kekerasan tumpul dan luka bakar. Para terdakwa dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider Pasal 353 dan 351 tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian, serta Pasal 333 KUHP tentang penyekapan.*

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Nelayan Klungkung Terima Bantuan Freezer

KLUNGKUNG,MENITINI.COM – Nelayan di Kabupaten Klungkung kini memiliki solusi untuk menjaga kualitas hasil tangkapan ketika belum seluruhnya terserap pasar. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya

Spanyol Juara Piala Dunia 2026

DENPASAR, Timnas Spanyol resmi dinobatkan sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung dramatis di Stadion

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, meninjau SMA Negeri 1 Gresik guna mendorong pembentukan generasi muda peduli kelestarian bumi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

SMAN 1 Gresik Jadi Percontohan Sekolah Peduli Lingkungan

GRESIK,MENITINI.COM – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mendorong perluasan Program Adiwiyata sebagai upaya membentuk generasi muda yang peduli lingkungan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top