Sudah Dua Minggu Meninggal, Pemulangan Jenazah PMI Asal Canggu Menunggu Biaya

Ilustrasi. (Net)

BADUNG, MENITINI.COMPekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, I Nyoman Sudiana (59) yang meninggal di Negara Jepang masih menunggu biaya untuk dipulangkan ke Bali.


Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kabupaten Badung, I Putu Eka Merthawan


Eka Merthawan mengatakan pihaknya telah mengutus staf untuk terbang ke Jepang setelah informasi meninggalnya PMI asal Badung yang meninggal 16 Desember 2024 lalu karena sakit.

BACA JUGA:  Konflik Timur Tengah Meluas, 3.197 Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara Ngurah Rai


“Meninggal sudah dua minggu yang lalu dan saat ini sudah berproses oleh pemerintah RI,” ungkapnya.


Dari laporan yang diterima, kata Eka Merthawan alm meninggal pukul 15.00 waktu setempat karena sakit.
Pihaknya telah melakukan kunjungan ke rumah duka di Ibaraki, Hokota, Kamizawa, Jepang, diterima oleh anaknya.


“Kami serahkan kepada pihak Kemnaker dan P2MI, karena ini kewenangan mereka,” katanya.


Menurutnya, pihak keluarga memerlukan biaya untuk pemulangan dari Jepang ke Bali sebesar Rp 90.000.000,00, dimana 50 persen dari biaya tersebut ditanggung KBRI Jepang dan 50 persen ditanggung oleh pihak keluarga dibantu oleh krama yang ada di Jepang.

BACA JUGA:  Disnaker ESDM Bali Bentuk Posko THR Idulfitri 2026, Siap Terima Aduan Pekerja H-7 hingga H+7 Lebaran


“Biaya pemulangan sudah hampir mencukupi. Setelah tanggal 7 Januari 2024 baru dapat informasi yang pasti dari Jepang untuk pemulangan almarhum.


Rencana almarhum akan dititipkan RS Mangusada Kapal sambil menunggu hari baik akan dikremasi di Beda,” terangnya. M-003

Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top