Ratusan Sapi Bali Dikirim ke Ibukota Tanpa Melewati Daerah Wabah PKM

Ratusan Sapi Dikirim ke Jakarta
Foto dokumen: Petugas menyemprot desinfektan sebelum ratusan Sapi dikirim ke Jakarta melalui Pelabuhan Celukan Bawang (M-003)

BADUNG, MENITINI-Sebanyak 289 ekor sapi Bali yang telah disertifikasi dikirim melalui jalur laut oleh Balai Karantina Kelas I Denpasar Rabu (25/5) sore. Pengiriman dilakukan melalui Pelabuhan Celukan Bawang Singaraja langsung menuju ke Jakarta.

Sebelum diberangkatkan, ratusan sapi tersebut menjalani masa karantina 14 hari untuk memastikan hewan tersebut tidak mengalami gejala klinis Penyakit Kuku dan Mulut (PKM).

Kepala Balai Karantina Pertanian Denpasar, Terunanegara mengatakan, pengiriman ratusan sapi Bali dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

BACA JUGA:  Prabowo Bawa Pulang Komitmen Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan

Sapi Bali sudah memenuhi persyaratan bebas PKM dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta penyemprotan desinfektan terhadap alat angkut dan sapi.

“Dengan pengiriman sapi lewat kapal laut langsung ke daerah tujuan yang bebas PKM, kami berkomitmen tetap mencegah penyebaran PKM ke wilayah lain yang masih dinyatakan bebas PKM termasuk Bali,” ucapnya saat meninjau langsung pengiriman sapi di Pelabuhan Celukan Bawang

BACA JUGA:  Ekonomi Bali Sangat Bergantung pada Pariwisata, Kontribusi Capai 66 Persen

Ia menambahkan, PKM menyerang sebagian kabupaten di Jawa Timur dan beberapa kabupaten di Lombok, menjadi fokus kesiagaan Karantina Pertanian Denpasar tetap menjaga Bali bebas dari penyakit tersebut. Upaya pencegahan dini masuknya penyakit itu ke Bali terus dilakukan Karantina Pertanian Denpasar bekerjasama dengan instansi dibidang kesehatan hewan.

Iklan

BERITA TERKINI

Menteri LH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar I.G.N. Jaya Negara, dan jajaran pemerintah daerah berdiskusi saat meninjau operasional pengolahan sampah di TPS Tahura, Denpasar, Bali, Kamis (5/3/2026).

PSEL Membutuhkan Sampah yang Sudah Terpilah

DENPASAR,MENITINI.COM – Teknologi Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) membutuhkan pasokan sampah yang sudah terpilah. Tanpa pemilahan, efektivitas pengolahan sampah menjadi energi listrik akan sangat terbatas.

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top