Polda Maluku Serahkan  Tersangka dan Barang Bukti ke JPU 

Plh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Denny Abrahams
Plh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Denny Abrahams. (FOTO: Ist)

AMBON, MENITINI -Penyidik Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, melaksanakan tahap 2 perkara dugaan tindak pidana minyak dan gas bumi yang disubsidikan pemerintah.

Tahap 2 atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik kepolisian kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), berlangsung di kantor Kejaksaan Negeri Ambon, Kamis 23 Juni 2022 sekira pukul 17.30 WIT.

Terdapat lima orang tersangka yang diserahkan bersama barang bukti. Yaitu YA (50), ibu rumah tangga pembeli solar, HH (34), karyawan SPBU Pohon Pule, BR (47), sopir dum truck, IDT (25), Operator SPBU Pohon Pule, dan SK (19), Karyawan Kontrak SPBU Pohon Pule.

“Kelima tersangka sudah diserahkan ke JPU kemarin setelah berkas perkara mereka dinyatakan lengkap (P21),” kata Plh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Denny Abrahams, Jumat (24/6/2022).

BACA JUGA:  Anggota Polsek Baguala Aniaya Tahanan, Istri Ngadu ke Polda Maluku

Lima tersangka ini diduga melakukan penyimpangan penjualan BBM bersubsidi jenis bio solar di SPBU 83.971.01 Pohon Pule, jalan Dr. Tamaela, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, pada Selasa 26 April 2022 lalu.

“Mereka dikenakan Pasal 55 juncto Pasal 23 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam paragraf 5 bidang energi dan sumber daya mineral Pasal 40 angka (9) yakni “setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau liquefied petroleum gas yang disubsidikan pemerintah juncto Pasal 55 ayat (1) KUHPidana”,” kata Denny.

Lima tersangka diserahkan bersama sejumlah barang bukti yang diterima oleh JPU J. Pattiasina.

BACA JUGA:  Minyak Goreng Dipastikan Aman Sampai Bulan Ramadhan

“Sebelum tersangka diserahkan ke Kejaksaan terlebih dahulu diperiksa Kesehatan pada Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Denny.