Pelepasan 1.000 PMI ke Bulgaria, Aparat dan Pemerintah Perkuat Pengawasan Penempatan

Wakapolda Bali Brigjen Pol I Made Astawa
Wakapolda Bali Brigjen Pol I Made Astawa saat menyambut Menteri P2MI/BP2MI, Rabu (1/4)/2026)

DENPASAR,MENITINI.COM – Kepolisian Daerah Bali bersama pemerintah pusat memperkuat pengawasan dalam proses penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjelang keberangkatan 1.000 tenaga kerja ke Bulgaria. Langkah ini ditegaskan dalam agenda penyambutan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI yang berlangsung di Bali.

Wakapolda Bali Brigjen Pol I Made Astawa menekankan, momentum ini bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan bagian dari upaya memastikan seluruh proses penempatan berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik ilegal.

Menurutnya, keterlibatan kepolisian mencakup pengawasan sejak tahap awal rekrutmen hingga keberangkatan PMI ke luar negeri. Hal tersebut penting untuk menjamin keamanan dan kepastian hukum bagi para pekerja migran.

BACA JUGA:  Dua Warga Tamblang Hanyut di Sungai Yeh Aye, Kakek dan Cucu Ditemukan Meninggal

“Keberangkatan ini membawa harapan besar. Kami ingin memastikan para PMI berangkat secara aman, terlindungi, dan memiliki dasar hukum yang jelas,” ujar Astawa.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses penempatan, guna mencegah potensi penyimpangan, termasuk praktik pengiriman tenaga kerja secara ilegal yang dapat merugikan calon pekerja.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan komitmen membuka akses kerja ke luar negeri yang aman dan bermartabat melalui tata kelola yang lebih baik. Sinergi antara kementerian, aparat penegak hukum, serta perusahaan penempatan yang telah berizin resmi dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top