Koster Sebut ada Mafia Visa dan Karantina di Bali

Wayan Koster
Gubernur Bali, Wayan Koster

Koster menjelaskan, mafia pertama adalah mafia karantina. Ada banyak hotel di Bali yang ditetapkan sebagai hotel karantina melakukan pungutan di luar harga normal. Harga perkamar yang sudah dipublikasikan ke tamu, kemudian dicas lagi dengan alasan bahwa itu adalah hotel karantina.

“Mereka cas ke tamu hingga Rp 5 ratus ribu perkamar perhari. Alasannya karena itu untuk biaya karantina. Ada beberapa hotel dan 27 hotel tempat karantina yang sudah ditetapkan melakukan hal tersebut. Ini sangat menyulitkan turis. Mereka datang jauh-jauh dan ingin bersenang-senang di Bali, harus menghadapi kenyataan pahit. Rusak citra pariwisata Bali,” ujarnya.

BACA JUGA:  Prabowo Bekali 400 Peserta PFLP 2026, Siapkan Calon Pemimpin BUMN Masa Depan

Mafia kedua adalah mafia visa. Harga normal visa adalah Rp 1,5 juta dan bahkan Rp hanya 1 juta. Oleh beberapa travel agent harga tersebut dinaikan. Kenaikan juga tidak masuk akal. Oknum travel tersebut secara terang benderang menyampaikan mark up harga dengan alasan untuk mempercepat proses pengurusan visa dan sejenisnya.

BACA JUGA:  Seskab Teddy: Diplomasi Luar Negeri Prabowo Hasilkan Investasi dan Perkuat Posisi Indonesia
Iklan

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026.

Prabowo: Nasionalisme Jadi Kunci Kemajuan Ekonomi Bangsa

BANDAR LAMPUNG,MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa semangat nasionalisme merupakan faktor penting yang menjadi landasan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan suatu negara. Pernyataan tersebut disampaikan

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dalam Rapat Koordinasi Tingkat Tinggi se-Sarbagita di Denpasar, Rabu (10/6/2026).

Warga Bali Wajib Pilah Sampah 100 Persen Mulai 1 Juli

DENPASAR,MENITINI.COM – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Bali resmi menetapkan Bali sebagai proyek percontohan nasional pengelolaan sampah melalui deklarasi Gerakan “Bali 100 Persen Memilah Sampah”.

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top