Harga Tiket ke Bali Mahal, Berdampak Turunnya Hunian Hotel

Rai Suryawijaya

MANGUPURA, MENITINI.COM – Harga tiket airline rute ke Bali sangat melonjak tinggi, hal tersebut dikhawatirkan menjadi momok bagi pariwisata Bali. Dan ini segera diantisipasi, sebab akan berpengaruh terhadap target kunjungan wisatawan yang ditetapkan pemerintah pusat kepada Bali tahun 2019. “Saya mendengar info harga tiket naik karena persaingan harga avtur (bahan bakar pesawat). Sebab 40 persen harga tiket ini tergantung harga avtur. Karena itu kita imbau pemerintah untuk segera mengatensi hal ini. Kenapa harga avtur bisa naik 30 persen dari harga dunia,” kata Ketua PHRI Badung, IGN Surya Wijaya, Rabu (13/2)

Imbauan tersebut sudah disampaikan kepada Presiden Jokowi saat Rekernas PHRI di Jakarta beberapa hari lalu. Saat itu Presiden Joko Widodo telah mengatensi hal itu dan segera memanggil Dirut Pertamina mendapatkan kejelasan terkait harga avtur. “Kalau pesawat hannya terisi 60 persen, sama saja membuat rugi. Sebab itu akan membuat tingkat hunian hotel menjadi menurun, karena wisatasan yang datang nuga menurun. Wisatawan asing itu 95 persen datang memakai transportasi udara, hanya 5 persen menggunakan transportasi darat,”paparnya.

BACA JUGA:  Pelaku Pariwisata Gumi Sasak Gelar Konvoi Sambut Era Normal Baru

Turunnya wisatawan yang datang ke Bali diakuinya sangat dirasakan pada awal bulan Februari. Jika dahulu pada saat tiket cukup murah, itu kondisinya jauh berbeda. Saat ini tingkat hunian hotel rata-rata hanya berkisar 50 persen, padahal biasanya pada semester pertama antara Januari-Juni, hunian hotel rata-rata minimal 65 persen.

Hal itu mengindikasikan terjadi penurunan wisatawan yang datang sebanyak 15 persen ke Bali akibat harga tiket naik dan mengakibatkan hunian hotel turun. “Dengan naiknya harga tiket, akan membuat wisatawan batal ke Bali. Bahkan wisatawan domestik akan lebih memilih ke luar negeri, karena harganya lebih terjangkau dan bisa dijual lebih murah. Ini sama saja mendorong mereka ke luar negeri, padahal kita harus memotivasi orang di dalam negeri untuk traveling ke dalam negeri, karena tepatnya bagus dan murah,”kata Rai. poll

BACA JUGA:  Kabar Gembira, Libur Nataru, Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Meningkat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*