logo-menitini

Duh! Anjing yang Gigit Wartawan di Puspem Badung Positif Rabies  

Ilustrasi anjing
Ilustrasi anjing. (Foto: Kronologi.id)

MANGUPURA, MENITINI.COM-Anjing yang menggigit beberapa orang di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, termasuk salah seorang wartawan. Dinas Pertanian dan pangan langsung mengeksekusi anjing tersebut untuk dilakukan pengujian cairan otak oleh Balai Veteriner Denpasar. Hasilnya pun telah keluar dan dinyatakan positif rabies.

 “Ya memang hasil lab menunjukkan positif. Untuk itu terhadap anjing yang menggigit sudah kita eliminasi,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dipertan) Badung I Wayan Wijana saat dikonfirmasi, Rabu (15/3/2023). 

BACA JUGA:  Warga Palang TPA Sente, Tagih Janji Penutupan Permanen per 31 Januari 2026

Setelah melakukan eliminasi pada anjing yang menggigit tiga korban, kemarin 2 ekor anjing liar kembali dieliminasi. “Karena diduga sering kontak langsung dengan anjing yang menggigit, dua ekor anjing liar kembali kita eliminasi hari ini (kemarin),” jelasnya.

Pihaknya juga telah menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap anjing-anjing yang masih berkeliaran di kawasan Puspem untuk divaksin, dan kalau tidak ada pemilik akan direlokasi. Lebih lanjut ditambahkannya, sejumlah anjing liar di sekitar Gedung Budaya juga telah direlokasi. 

BACA JUGA:  KLH Perketat Izin Limbah B3, Penyimpanan Wajib Terintegrasi Pengelolaan

“Karena kawasan Puspem adalah kawasan terbuka, anjing liar dan anjing berpemilik di kawasan puspem sulit diawasi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kabag Umum untuk meningkatkan pengawasan terhadap anjing liar oleh satpam atau security,”paparnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seekor anjing liar yang keseharianya lebih banyak di kantor DPRD Badung menggigit tiga orang warga. Ketiga korban langsung mendapatkan suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR). (M-003)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>