China Ancam Hukum Berat Pelanggar Lockdown

(Foto: Reuters/Aly Song)

JAKARTA,MENITINI.COM-China dikabarkan bakal menghukum berat warganya yang melanggar aturan lockdown, terutama di Shanghai yang merupakan kota terparah kasus Covid-19 beberapa waktu belakangan ini.
“Mereka yang melanggar aturan akan berhadapan dengan hukum yang diberlakukan ketat oleh badan keamanan publik,” pernyataan departemen kepolisian Shanghai, Rabu (13/4), seperti dikutip Reuters.

BACA JUGA:  Prabowo Hadiri Pembukaan KTT ASEAN ke-48 di Filipina, Tegaskan Komitmen Perkuat Kawasan

“Jika perbuatan itu merupakan kejahatan, mereka akan diselidiki sesuai hukum,” lanjut pernyataan tersebut.
Selama pandemi, China memang dikenal menerapkan pendekatan nol-Covid. Mereka akan langsung menerapkan aturan ketat jika kasus Covid-19 terdeteksi di satu tempat.

China mengumumkan sederet aturan, dan beberapa di aturan dianggap ekstrem. Salah satu aturan yanga dianggap ekstrem adalah anak yang terdeteksi positif Covid-19 harus dipisahkan dari orang tuanya.

BACA JUGA:  Prabowo Soroti Ketahanan Energi ASEAN di KTT BIMP-EAGA, Dorong Percepatan Energi Terbarukan

Bahkan Akibat aturan tersebut, Amerika Serikat memerintahkan staf non-esensial di kantor konsulatnya untuk angkat kaki dari Shanghai.

Iklan

BERITA TERKINI

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Estiarty Haryani

Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026

JAKARTA,MENITINI.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Bantuan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja dan mendorong tumbuhnya

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top