Banjir Denpasar Sebabkan 883 Kerusakan, Pemkot Percepat Verifikasi

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, saat meninjau langsung wilayah terdampak banjir untuk memastikan proses pendataan dan penanganan pascabencana berjalan optimal.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, saat meninjau langsung wilayah terdampak banjir untuk memastikan proses pendataan dan penanganan pascabencana berjalan optimal. (Foto: Istimewa)

DENPASAR,MENITINI.COM-Pemerintah Kota Denpasar mencatat sebanyak 883 kerusakan akibat banjir yang melanda pada 10 September lalu. Data ini terungkap dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota Kadek Agus Arya Wibawa, Selasa (16/9).

Kerusakan tersebar di empat kecamatan dengan rincian Denpasar Utara 675 kerusakan, Denpasar Timur 87, Denpasar Selatan 48, dan Denpasar Barat 73. Bangunan terdampak meliputi rumah warga, pura, pasar, serta fasilitas sosial lainnya, dengan kategori rusak ringan, sedang, hingga berat.

BACA JUGA:  Heritage Ride Meriahkan D’Youth Fest 6.0, Puluhan Komunitas Motor Jelajahi Kawasan Heritage Denpasar

Jaya Negara menegaskan, proses verifikasi lapangan dipercepat agar bantuan segera disalurkan. “BNPB menekankan klasifikasi kerusakan harus jelas, apakah ringan, sedang, atau berat. Karena itu tim yang terdiri dari OPD, camat, hingga lurah sudah turun langsung,” ujarnya.

Hasil verifikasi nantinya akan divalidasi kembali sebelum diajukan ke pemerintah pusat. Pemkot menargetkan bantuan bisa segera diterima warga terdampak. “Kami harus bergerak cepat agar masyarakat segera mendapatkan haknya,” tegas Jaya Negara.*

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Heritage Ride Meriahkan D’Youth Fest 6.0, Puluhan Komunitas Motor Jelajahi Kawasan Heritage Denpasar
Iklan

BERITA TERKINI

Pelaksanaan groundbreaking PSEL Bali di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (8/7).

Groundbreaking PSEL Bali, Pembangunan Ditarget 15 Bulan

DENPASAR,MENITINI.COM – Proyek strategis Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali resmi  memasuki tahap pembangunan. Groundbreaking fasilitas pengelolaan sampah berbasis waste-to-energy itu dilakukan di kawasan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top