29 Ribu Toko dan Peritel Bali Terancam Bangkrut Ini Sebabnya

Sidak dan Sosialisasi Harga Minya Goreng di Pasar Kuta
Dinas Perdagangan Kabupaten Badung melakukan pengecekan harga minyak goreng di Pasar Kuta, Kamis (20/1/2022). (foto dokumen)

“Masalah yang dimaksud adalah sebanyak 29 ribu toko kecil, warung kecil, ritel, yang akan mengalami kerugian besar karena mereka sudah menyetok barang dengan harga pasar seperti biasa, yang sesuai dengan perkembangan pasar,” ujarnya.

Ardika menjelaskan,  potensi kerugian dimaksud datang dari selisih harga beli di tingkat pemilik warung, kios dan peritel sebelum kebijakan dan setelah kebijakan diterapkan.

Kebijakan tidak bisa berlaku surut. “Ada total 29.000 pemilik warung, kios, toko lokal di Bali yang berpotensi mengalami kerugian, jika tidak ada upaya mediasi oleh Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Bali untuk mempertemukan pengelola dan pemilik ritel unit mikro dengan distributor minyak goreng,” imbuhnya. 

BACA JUGA:  Penyidik Kejagung Sita 47 Bangunan, Alat Berat, hingga 60 Ribu MT Batubara Terkait Kasus Tambang Ilegal PT AKT

Dijelaskan lebih jauh oleh Dana Ardika, Pemerintah Pusat melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memang menganggarkan lebih dari Rp 7,6 trilun menanggulangi potensi kerugian dengan metode rafaksi dari distributor ke peritel atau pemilik unit ritel mikro, namun yang terjadi hingga saat ini, belum ada kejelasan bagaimana metode ini dilaksanakan. “Sekaligus dalam kesempatan ini, kami ingatkan kepada seluruh pemilik warung, kios dan toko ritel, jadi metodenya adalah rafaksi, selisih kerugian yang diderita dipotong atau dikembalikan, bukan retur barang,” tegasnya. 

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,4 Triliun dan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VI
Iklan

BERITA TERKINI

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin P. Octavianus

Wamenkes Dorong Percepatan Program Penanggulangan TB

JAKARTA,MENITINI.COM –  Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin P. Octavianus, menegaskan pentingnya percepatan implementasi program penanggulangan Tuberkulosis (TB) melalui langkah yang lebih terukur, kolaboratif, dan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top