Tak Pakai Sepatu, Oknum Anggota TNI Lanud Pattimura, Halangi Jemaat Beribadah

AMBON, MENITINI– Masyarakat kota Ambon dikejutkan dengan aksi  anggota TNI-AU Lanud Pattimura menghalangi warga Jemaat Kategorial Lanud Pattimura, yang hendak beribadah di dalam kompleks Lanud Pattimura Ambon, Minggu (15/5/2022).

Dari video yang berhasil diperoleh media ini, terlihat dua orang anggota TNI Lanud Pattimura Ambon terlibat adu mulut dengan salah satu pendeta dan beberapa majelis jemaat Kategorial Lanud Pattimura.

Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik itu terlihat beberapa majelis jemaat Kategorial Lanud Pattimura beradu mulut dengan anggota TNI Lanud Pattimura Ambon. 

Mereka mempertanyakan tindakan oknum anggota TNI Lanud Pattimura yang menghalangi jemaat yang datang beribadah di gereja hanya karena jemaat tidak memakai sepatu hak tinggi atau pantofel.

BACA JUGA:  Remaja 16 Tahun di Ambon Diringkus Polisi Diduga Bunuh Temannya

Salah satu warga jemaat GPM Kategorial Lanud Pattimura, Helena yang dikonfirmasi media ini mengakui, dirinya juga sempat bersitegang dengan petugas piket Lanud Pattimura Ambon yang mencoba melarangnya ke gereja hanya karena tidak menggunakan sepatu pantofel.

“Jadi saat itu saya lihat ada jemaat yang balik dan tidak ke gereja. Lalu saya tanya mengapa tidak ke gereja dan dijawab bahwa mereka tidak diizinkan masuk menuju gereja hanya karena menggunakan sepatu tali tali dan juga sendal,” tuturnya.

Saat itu juga dirinya dan dua orang ponakannya lantas terus berjalan hendak menuju gereja yang melewati pos piket.

Sama seperti anggota jemaat lainnya, dirinya juga dihalangi oleh petugas piket dan tidak diizinkan untuk menuju ke gereja hanya karena menggunakan sepatu tali tali, kesalnya.

BACA JUGA:  Jelang Idul Fitri, Ratusan Santri Pulang dari Pondok Blok Agung Dipulangkan

Namun dirinya tetap bersikeras hendak beribadah di Gereja walau hanya menggunakan sepatu tali tali. Namun salah satu keponakannya dilarang masuk oleh petugas piket Lanud Pattimura hanya karena tidak menggunakan sepatu vantofel.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*