JEMBRANA,MENITINI.COM-Serangkaian perayaan HUT ke-128 Kota Negara dan HUT ke-78 Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Pameran Industri, Kerajinan dan Festival Kuliner yang dipusatkan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Minggu (13/8/2023).
Pameran yang dibuka Bupati Jembrana I Nengah Tamba itu dimeriahkan puluhan stand UMKM, termasuk stand peserta pameran kali ini dari Forum Keluarga Paranormal Penyembuhan Alternatif Indonesia (FKPPAI).
Selaku penasihat FKPPAI Daerah Bali Jro Gede Budiasa menjelaskan, turut berpartisipasi dihari Hut Kota Negara dan Hut Kemerdekaan RI guna melaksanakan bakti sosial berupa pelayanan penyembuhan alternatif.
“FKPPAI merupakan forum praktisi penyembuhan penyakit alternatif non medis yang menggunakan media Totok Bali Kuno, Totok Jari Petir, Trawang Energi Alam, Totok Saraf,” ucapnya.
Pihaknya meyakini terdapat beberapa penyakit yang kerap disembuhkan oleh praktisi FKPPAI.
“Bagi masyarakat yang punya keluhan penyakit stroke, Saraf Kejepit, Katarak, Sesak Nafas, Vertigo, Susah Tidur, Asam Urat, Susah Jongkok, dan lain-lain bisa dikonsultasikan kepada kami,” imbuhnya.
Jro Gede Budiasa berharap dengan keikutsertaan FKPPAI di Pameran Industri, Kerajinan dan Festival Kuliner Jembrana ini dapat membantu dan menyembuhkan masyarakat Jembrana secara alternatif sekala maupun niskala. Namun Ia menolak pengobatannya dikatakan praktek perdukunan.
“Kami berharap dengan kehadiran kami di sini khususnya masyarakat Jembrana yang memiliki keluhan penyakit dapat disembuhkan. Jadi silakan datang bagi warga Jembrana yang ingin berobat menggunakan metode alternatif secara gratis,” ujar Jro Gede Budiasa.
Sementara itu, Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana, I Komang Agus Adinata mengatakan Pameran IKM dan UMKM Pesta Rakyat Jembrana merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan yang ke-17.
“Pameran IKM dan UMKM Pesta Rakyat Jembrana Tahun 2023 ini berlangsung mulai tanggal 13 sampai dengan 19 Agustus 2023 dengan jumlah peserta pameran 84 orang, dengan jumlah Stand 82 yang terdiri dari kelompok-kelompok Stand Kuliner sebanyak 24 Stand, Kelompok Instansi sebanyak 42 Stand dan Kelompok UMKM sebanyak 19 Stand,” pungkasnya. (M-011)
- Editor: Daton
Berita Lainnya:
- Menteri LH: Sampah di Bali Jangan Coreng Pariwisata Indonesia
- Netizen Baper Lihat Chemistry Tatjana Saphira dan Fadi Alaydrus di Serial Tiba-Tiba Brondong, Cinlok Beneran?
- Perempuan Indonesia Bangun Kemandirian Ekonomi dari Rumah Lewat Airbnb
- Rangkaian HPN 2026, SMSI Bali Siapkan Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Tahura Ngurah Rai
- Ketum MUI Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Doa Hadapi Gejolak Global









