Sedikitnya 2 Orang Tewas, 5 Luka dalam Peristiwa Penembakan di Acara Kelulusan Sekolah di AS

Situasi di lokasi penembakan(Foto: Clark Frierson/Instagram @by.esign/via REUTERS)

VIRGINIA-Sedikitnya dua orang tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa penembakan di acara kelulusan sebuah sekolah menengah di Richmond, Virginia, Amerika Serikat (AS), pada Selasa (6/6) waktu setempat. Seorang pria bersenjata melepas tembakan ke arah kerumunan yang baru keluar dari lokasi acara tersebut.

Reuters pada Rabu (7/6/2023) melansir, pelaku penembakan sempat kabur dari lokasi kejadian dengan berlari sebelum akhirnya ditangkap kepolisian setempat. Empat pistol tangan disita dari pelaku, tiga di antaranya diduga sudah dipergunakan dalam peristiwa penembakan fatal itu.

BACA JUGA:  China Dukung Gencatan Senjata AS–Iran dan Serukan Penyelesaian Diplomatik

Kepolisian mengidentifikasi pelaku penembakan adalah seorang pemuda berusia 19 tahun, tapi identitasnya itu tidak diungkap ke publik. Motif penembakan ini juga belum diketahui secara jelas. Kepolisian menyebut tersangka mengenal salah satu korban dan melepas tembakan ke arah korban itu saat kerumunan orang baru saja keluar dari gedung teater yang menjadi lokasi seremoni kelulusan Sekolah Menengah Huguenot pada Selasa (6/6) waktu setempat. Seremoni kelulusan itu digelar di dalam gedung teater yang ada di kompleks kampus Universitas Commonwealth Virginia.

Kepala Kepolisian Richmond Rick Edwards mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa dua korban tewas dalam penembakan ini berusia 18 tahun dan 36 tahun. Dia tidak menyebut hubungan kedua korban, namun televisi lokal WWBT melaporkan kedua korban tewas merupakan ayah dan anak.

BACA JUGA:  Prabowo Temui Kaisar Jepang Naruhito, Bahas Isu Strategis hingga Pererat Hubungan Personal

Dalam konferensi pers, Edwards juga menuturkan bahwa kelima korban luka terdiri atas seorang pria berusia 31 tahun yang mengalami luka-luka yang mengancam nyawanya dan empat pria lainnya yang berusia 14 tahun, 32 tahun, 55 tahun dan 58 tahun yang diharapkan akan pulih dari luka-luka mereka. *

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Menteri LH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar I.G.N. Jaya Negara, dan jajaran pemerintah daerah berdiskusi saat meninjau operasional pengolahan sampah di TPS Tahura, Denpasar, Bali, Kamis (5/3/2026).

PSEL Membutuhkan Sampah yang Sudah Terpilah

DENPASAR,MENITINI.COM – Teknologi Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) membutuhkan pasokan sampah yang sudah terpilah. Tanpa pemilahan, efektivitas pengolahan sampah menjadi energi listrik akan sangat terbatas.

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top