logo-menitini

Satgas Terpadu Perketat Pengawasan di IMIP dan IWIP, Ungkap Pelanggaran hingga Penyelundupan Mineral

Suasana konferensi pers di Gedung Pidsus, memaparkan perkembangan penegakan hukum dan hasil kerja Satgas Terpadu.
Suasana konferensi pers di Gedung Pidsus, memaparkan perkembangan penegakan hukum dan hasil kerja Satgas Terpadu. (Foto: Istimewa)

Satgas Terpadu yang terdiri dari unsur Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, BMKG, AirNav Indonesia, Avsec, TNI, Polri, dan Kejaksaan akan terus memperketat pengawasan di bandara dan pelabuhan khusus. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan, pelayaran, dan logistik berjalan sesuai aturan, sekaligus mencegah potensi kerugian negara akibat aktivitas ilegal.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerjanya di Morowali pekan lalu menyoroti adanya “anomali regulasi” yang berpotensi mengganggu kedaulatan ekonomi nasional. Ia menilai perlu adanya deregulasi serta penguatan pembangunan kekuatan pertahanan di kawasan industri strategis.

BACA JUGA:  Kejati Sumsel Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Distribusi Semen

“Negara tidak akan berhenti menindak kegiatan ilegal yang merugikan kekayaan nasional, termasuk kasus pertambangan ilegal di Bangka, Morowali maupun Weda Bay,” demikian pesan Menhan.

Pemerintah memastikan operasi Satgas Terpadu akan terus diperkuat untuk menjaga kedaulatan ekonomi, menutup celah penyelundupan, dan memastikan seluruh aktivitas industri berjalan sesuai hukum serta kepentingan nasional. *

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>