Koster Instruksikan Layanan Kesehatan Gratis Serentak di Bali pada Tumpek Krulut

Ilustrasi

DENPASAR,MENIITNI.COM – Pemerintah Provinsi Bali akan menggelar pelayanan kesehatan gratis secara serentak di seluruh kabupaten/kota pada Sabtu, 1 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Suci Tumpek Krulut. Program ini menjadi wujud implementasi nilai kasih sayang dan penghormatan terhadap kehidupan manusia yang terkandung dalam perayaan suci umat Hindu tersebut.

Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan seluruh pemerintah kabupaten/kota agar melibatkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa dipungut biaya.

“Pelayanan dilaksanakan di seluruh unit pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah maupun swasta di kabupaten/kota se-Bali sebagai wujud memaknai Tumpek Krulut dengan memuliakan manusia melalui cinta dan kasih sayang,” ujar Koster dalam keterangan resmi Pemerintah Provinsi Bali di Denpasar, Kamis (30/7).

Arahan tersebut dituangkan dalam Surat Pemerintah Provinsi Bali Nomor B.01.400.7/34847/SETDA tertanggal 29 Juli 2026 tentang Pelayanan Kesehatan Gratis Tumpek Krulut yang ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Bali.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa Hari Suci Tumpek Krulut tidak hanya dimaknai sebagai upacara penyucian gamelan atau alat musik, tetapi juga menjadi simbol kasih sayang, kebahagiaan, dan keharmonisan. Karena itu, pemerintah memanfaatkan momentum tersebut dengan menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pelayanan kesehatan gratis akan berlangsung mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai. Pemerintah kabupaten/kota diminta memastikan seluruh fasilitas kesehatan siap memberikan pelayanan serta melakukan sosialisasi secara luas agar masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut secara optimal.

Koster menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia Bali yang sehat, produktif, dan berkualitas. Menurutnya, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini.

“Pelayanan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan investasi bersama dalam membangun sumber daya manusia Bali yang sehat, produktif, dan berkualitas,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya bersama keluarga.

“Melalui pelayanan kesehatan gratis serentak ini, kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sedini mungkin,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program, para bupati dan wali kota diminta mengoordinasikan seluruh rumah sakit, puskesmas, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya di wilayah masing-masing. Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga diminta melakukan koordinasi intensif dengan dinas kesehatan kabupaten/kota serta seluruh penyedia layanan kesehatan.

Pemprov Bali berharap masyarakat memanfaatkan momentum Hari Suci Tumpek Krulut dengan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. Menurut Koster, menjaga kesehatan merupakan salah satu bentuk nyata memuliakan kehidupan sekaligus menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Bali yang maju, harmonis, dan sejahtera. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top