JAKARTA,MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebersihan dan keindahan lingkungan harus menjadi prioritas pembangunan di seluruh daerah karena menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan daya saing pariwisata nasional sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan pidato pada Akad Massal 62 ribu unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).
Menurut Prabowo, destinasi wisata yang bersih, tertata, dan memiliki nilai estetika akan lebih menarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Sebaliknya, kawasan yang dipenuhi sampah dan tidak terawat akan sulit menarik minat pengunjung.
“Selain kebersihan, kita juga perlu hidup dalam alam yang indah, estetikanya. Karena ini adalah salah satu upaya daya tarik untuk pariwisata. Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar,” ujar Prabowo.
Untuk mempercepat perbaikan kualitas lingkungan, pemerintah akan menggelar rapat khusus bersama seluruh gubernur serta bupati dan wali kota se-Indonesia. Pertemuan tersebut akan membahas implementasi program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai langkah memperkuat pengelolaan lingkungan di daerah.
Presiden menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan kemajuan industri, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas lingkungan hidup. Karena itu, percepatan hilirisasi dan industrialisasi harus tetap memperhatikan aspek keberlanjutan.
“Kita harus amankan itu, kita harus amankan energi, kita harus amankan semua itu. Tapi, kita harus jaga lingkungan hidup kita,” kata Prabowo.
Ia berharap komitmen menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan menjadi gerakan bersama seluruh pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata, Indonesia diharapkan semakin kompetitif sebagai destinasi wisata dunia sekaligus mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja melalui sektor pariwisata. (M-011)
- Editor: Daton











