Jembrana Kini Miliki Krematorium Terbesar di Bali

krematorium bahagia di Desa Adat Pekutatan, Kecamatan Pekutatan
Krematorium bahagia di Desa Adat Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. (Foto: ist)

NEGARA,MENITINI.COM-Komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dibawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna dalam mewujudkan visi misi nangun Sad Kerthi Loka Jembrana, khususnya Atma Kerthi diwujudkan dalam bentuk pembangunan Krematorium.  

Pembangunan Krematorium Bahagia di atas lahan seluas 5 Ha, diharapkan  dapat membantu masyarakat dalam melakukan prosesi pengabenan dengan baik sesuai aturan Dresta maupun yang kekinian. Pembangunan krematorium bersumber dari BKK Provinsi Bali menelan anggaran Rp 8,7 milyar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tamba usai mendatangi prasasti krematorium bahagia di Desa Adat Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, rabu (14/12).  “Krematorium ini adalah krematorium yang besar dan indah, mengingat letaknya sangat strategis dekat dengan pantai, ” ujar Bupati Tamba.

BACA JUGA:  Sukses Wujudkan Desa Mandiri, 32 Kepala Desa di Jembrana Terima Lencana

Lebih lanjut Bupati Tamba mengatakan Pembangunan krematorium bahagia ini dipergunakan untuk membantu meringankan beban umat dalam melaksanakan prosesi pengabenan. “Ini bukan untuk bisnis, akan tetapi ini betul-betul untuk membantu krama dengan catatan siapapun yang ikut bekerja disini melakukan tugas-tugas krematorium disini akan mendapatkan kelayakannya juga,” katanya. 

Bupati Tamba harap pelayanan kepada umat juga harus yang terbaik, tentunya sebagai Bupati Jembrana ia merasa bangga dan berterimakasih kepada Bapak Gubernur Bali karena Krematorium Bahagia ini bukan saja untuk kepentingan desa pekraman Pekutatan akan tetapi untuk seluruh umat. 

“Karena kita lihat  desa pekraman/Adat yang mendapatkan krematorium ini adalah tidak menanggung beban apapun, mereka tidak ada hutang. Bahkan mendapatkan hibah yang luar biasa. Kedepan  kita akan membentuk pendampingan operasional krematorium,” harapnya. 

BACA JUGA:  PKK Jembrana Gelar Lomba Senam Antarpegawai

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Bali dan juga Gubernur atas bantuan yang telah diberikan.  “Terimakasih kepada Bapak gubernur yang sangat luar biasa telah membantu Kabupaten Jembrana, Kami siap mendukung segala program-program Bapak Gubernur Bali, ” ungkapnya. 

Sementara itu, Bendesa Desa Adat Pekutatan I Made Ariasa mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Provinsi Bali khususnya kepada Bapak Gubernur Bali dan Bupati Jembrana atas diberinya bantuan kepada masyarakat Jembrana.  “Bantuan yang sangat bermanfaat, bukan hanya untuk masyarakat Jembrana saja, namun untuk masyarakat pada umumnya,” ungkapnya.

Terkait pengelolaan krematorium ini, Ariasa menjelaskan  bahwa pengelolaannya dibawah naungan Badan Utsaha Pereduen Desa Adat (BUPDA) itu wajib  setiap Desa Adat yang ada di Bali untuk membentuk yang namanya BUPDA.

BACA JUGA:  Sebanyak 371 Guru Kontrak di Jembrana Jalani Verifikasi PPPK

“Kita kelola nanti lewat BUPDA bersinergi juga dengan pihak Kabupaten mungkin ada hal hal  yang perlu kita kerjasamakan seperti ambulan, penitipan jenasah belum ada pasilitas itu nantinya kita akan manfaatkan untuk kerjasama bersama pemerintah kabupaten. Mudah mudahan kekurangan itu dalam waktu dekat bisa segera terpenuhi  oleh Bapak gubernur dan Bupati, ” tandasnya. (M-011)