WASHINGTON-Bitcoin dikabarkan turun tajam, yakni 14 persen pada perdagangan Senin (13/6/2022), setelah perusahaan pemberi pinjaman uang kripto utama AS Celsius Network membekukan penarikan dan transfer dengan alasan kondisi pasar “ekstrim”, dalam tanda terbaru dari penurunan pasar keuangan yang menghantam kriptosfer.
Langkah Celsius tersebut memicu penurunan hampir seluruh mata uang kripto, dengan nilainya turun di bawah satu triliun dolar AS pada Senin (13/6/2022) untuk pertama kalinya sejak Januari 2021, memicu kekhawatiran kekalahan itu mungkin meluas ke aset-aset lain atau memukul perusahaan lain.
“Hampir semua hal bisa menjadi sistemik dalam kripto … karena seluruh ruang terlalu dipengaruhi,” kata Cory Klippsten, kepala eksekutif Swan Bitcoin, platform tabungan bitcoin. “Ini semua sebuah house of cards (situasi yang tidak aman).”
CEO Celsius Alex Mashinsky dan Celsius tidak menanggapi permintaan komentar Reuters.
Celsius yang berbasis di New Jersey, yang memiliki aset sekitar 11,8 miliar dolar AS, menawarkan produk berbunga kepada pelanggan yang menyetor uang kripto dengan platformnya. Kemudian meminjamkan uang kripto untuk mendapatkan pengembalian.
Setelah pengumuman Celsius, bitcoin menyentuh level terendah 18 bulan di 22.725 dolar AS, sebelum rebound sedikit menjadi sekitar 23.265 dolar AS. Token ether, uang kripto nomor dua turun sebanyak 18 persen menjadi 1.176 dolar AS, terendah sejak Januari 2021.
Perusahaan-perusahaan yang terpapar uang kripto sebelumnya telah memperingatkan bahwa penurunan harga token dapat memiliki efek riak, termasuk dengan memicu margin calls (peringatan dari broker atau sekuritas kepada investor untuk menambah modal ke rekening investasinya).
“Ini masih merupakan momen yang tidak nyaman, dan ada beberapa risiko penularan di sekitar kripto secara lebih luas,” kata Joseph Edwards, kepala strategi keuangan di perusahaan pengelola dana Solrise Finance.
Pasar kripto telah merosot dalam beberapa minggu terakhir karena kenaikan suku bunga dan lonjakan inflasi mendorong investor untuk membuang aset-aset berisiko di pasar keuangan.
Pasar memperpanjang aksi jual pada Senin (13/6/2022) setelah data inflasi AS pada Jumat (10/6/2022) menunjukkan kenaikan harga-harga terbesar sejak 1981, mendorong investor untuk meningkatkan taruhan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Itu kemungkinan pendorong utama penurunan pasar kripto, Jay Hatfield, kepala investasi di Infrastructure Capital Management, menulis dalam sebuah catatan pada Senin (13/6/2022).
“Ekspansi berlebihan The Fed dari neracanya menyebabkan sejumlah gelembung termasuk saham teknologi, (dan) token kripto,” katanya.
Celsius Network Bekukan Penarikan, Kekhawatiran Kripto Menyebar
Iklan
BERITA TERKINI

Kejagung Sita Lamborghini Hingga 8 Kg Emas terkait Kasus Dugaan Korupsi IUP PT QSS
JAKARTA,MENITINI.COM | Tim Penyidik Kejaksaan Agung menyita sejumlah aset bernilai tinggi milik tersangka SDT alias Aseng dan pihak-pihak yang terafiliasi dengannya dalam perkara dugaan tindak

Australia Tersingkir Dramatis dari Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti
DENPASAR, Perjuangan Timnas Australia di Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan cara yang paling menyakitkan. The Socceroos tersingkir dari turnamen setelah kalah dramatis dalam adu

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri Karya Tawur Balik Sumpah di Pura Luhur Uluwatu
BADUNG,MENITINI.COM – Desa Adat Pecatu menggelar upacara Tawur Balik Sumpah Agung (Catur Niri) di Nista Mandala, Kawasan Pura Luhur Uluwatu Pada Sukra Umanis Langkir, Jumat

Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
BEKASI,MENITINI.COM – Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa setiap investasi harus memberikan dampak nyata bagi penciptaan lapangan kerja berkualitas. Hal ini ditegaskan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor,

Kuasa Hukum PT LAS Pertanyakan Transparansi Mini Kompetisi Proyek Jalan di Pasuruan
PASURUAN,MENITINI.COM – Kuasa hukum PT Lestari Abadi Sentosa (PT LAS) mempertanyakan transparansi pelaksanaan Mini Kompetisi e-Katalog untuk pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Kedungbanteng–Wonokerto di Kecamatan Rembang,

Kejagung Tetapkan Kepala Biro Hukum dan Humas BGN sebagai Tersangka Kasus Korupsi MBG
JAKARTA,MENITINI.COM – Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Khusus (JAM PIDSUS) menetapkan LMI, Kepala Biro Hukum dan Humas pada Badan Gizi Nasional (BGN), sebagai

Buronan Kasus Brutal Abdullah Mahu Diciduk Polda Maluku di Haruku
AMBON, MENITINI.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku akhirnya berhasil menangkap seorang buronan (DPO) dalam kasus pengeroyokan terhadap Abdullah Mahu yang terjadi di Kota Ambon beberapa

WNA Asal Denmark Meninggal Usai Snorkeling di Nusa Penida
KLUNGKUNG,MENITINI.COM – Seorang warga negara asing (WNA) asal Denmark, Allan Klingenberg Larsen (42), ditemukan meninggal dunia di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali,

Portugal Bangkit Dramatis! Gol Ramos di Menit Akhir Singkirkan Kroasia dari Piala Dunia
DENPASAR, Portugal memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia setelah menundukkan Kroasia dengan skor dramatis 2-1 pada laga 32 besar yang berlangsung di Stadion

Diduga Libatkan Prajurit TNI Aktif, Kejagung Limpahkan Berkas Kasus Korupsi MBG ke JAM PIDMIL
JAKARTA,MENITINI.COM – Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) melimpahkan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi
TEKNO
OLAHRAGA
PERISTIWA
NASIONAL
DAERAH
HUKUM
POLITIK
LINGKUNGAN
Di Balik Foto
Kejagung Sita Lamborghini Hingga 8 Kg Emas terkait Kasus Dugaan Korupsi IUP PT QSS
Australia Tersingkir Dramatis dari Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti
Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri Karya Tawur Balik Sumpah di Pura Luhur Uluwatu
Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
Kuasa Hukum PT LAS Pertanyakan Transparansi Mini Kompetisi Proyek Jalan di Pasuruan
Kejagung Tetapkan Kepala Biro Hukum dan Humas BGN sebagai Tersangka Kasus Korupsi MBG
BERITA TERKINI
Indeks>>


Australia Tersingkir Dramatis dari Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti






WNA Asal Denmark Meninggal Usai Snorkeling di Nusa Penida

