Bukan Sekedar untuk Pawang Hujan, Manfaat Singing Bowl untuk Kesehatan

Singing bowl menyimpan manfaat kesehatan. (Foto: pexels)

Sejarah Singing Bowl

Singing bowl atau Tibetan singing bowl berasal dari budaya Tibet kuno. Bentukannya seperti mangkok tradisional yang terbuat dari berbagai bahan logam tebal seperti timah, perak, besi, emas, dan tembaga. Penggunaan singing bowl dalam kebudayaan Tibet sudah tercatat sejak ribuan tahun lalu untuk ritual meditasi bagi petapa dan rohaniawan Buddha. Namun seiring perkembangan pariwisata religi destinasi timur, singing bowl memiliki tempat tersendiri bagi negara Barat. Imbasnya, tahun 1970-an banyak singing bowl diimpor ke Barat dan makin populer sebagai pengobatan komplementer dan banyak diteliti sebagai alternatif untuk berbagai penyakit.

BACA JUGA:  Wamenkes: Pemanfaatan AI di Bidang Kesehatan tak Bisa Sembarangan

Mengapa Singing Bowl Spesial?

Ketika kita mengetuk atau menggores permukaan singing bowl, akan timbul getaran dan nada yang kaya bergantung pada posisi serta intensitas pukulan. Mirip seperti garpu tala, nada-nada yang awalnya kabur mulai perlahan dipetakan berdasar frekuensi dan tipe gelombangnya oleh peneliti. Frekuensi dan tipe gelombang hasil singing bowl dapat meningkatkan relaksasi dan menawarkan khasiat penyembuhan. Walau masih jarang penelitian terkait manfaat singing bowl. Redaksi merangkum manfaat singing bowl bagi kesehatan berdasar penelitian yang sudah terbukti. Apa saja sih manfaat spesial dari singing bowl?

BACA JUGA:  Diabetes Tipe 2 Mulai Ancam Remaja, Wamenkes Soroti Gaya Hidup Generasi Muda
Iklan

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026.

Prabowo: Nasionalisme Jadi Kunci Kemajuan Ekonomi Bangsa

BANDAR LAMPUNG,MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa semangat nasionalisme merupakan faktor penting yang menjadi landasan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan suatu negara. Pernyataan tersebut disampaikan

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dalam Rapat Koordinasi Tingkat Tinggi se-Sarbagita di Denpasar, Rabu (10/6/2026).

Warga Bali Wajib Pilah Sampah 100 Persen Mulai 1 Juli

DENPASAR,MENITINI.COM – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Bali resmi menetapkan Bali sebagai proyek percontohan nasional pengelolaan sampah melalui deklarasi Gerakan “Bali 100 Persen Memilah Sampah”.

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top