logo-menitini

Rumah Produksi Bersama Kakao Segera Dibangun di Jembrana 

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menerima ekpose laporan antara dari Konsultan DED pembangunan rumah kakao, Selasa (6/6) di rumah jabatan Bupati. (Foto: M-011)
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menerima ekpose laporan antara dari Konsultan DED pembangunan rumah kakao, Selasa (6/6) di rumah jabatan Bupati. (Foto: M-011)

JEMBRANA,MENITINI.COM-Jembrana akan segera memiliki rumah produksi bersama kakao dengan mendapatkan bantuan Mayor Project Factory Sharing Rumah Produksi Bersama Komoditas Kakao dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Melalui Dana Tugas Pembantuan dengan pagu anggaran sebesar Rp 9.607.077.000, rumah kakao itu diharapkan tidak hanya untuk produksi kakao tapi terbangun ekosistem kakao sinergis dengan pengembangan wisata sehingga makin meneguhkan kabupaten Jembrana sebagai kabupaten penghasil kakao terbaik.

Untuk lokasi Rumah Produksi Bersama UMKM Kakao di Jembrana, dipusatkan di Koperasi  Kakao Kerta Semaya Samaniya, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba saat menerima  ekpose laporan antara dari Konsultan DED pembangunan rumah kakao, Selasa (6/6) di rumah jabatan Bupati Jembrana mengatakan mendukung sekaligus memberikan mengapresiasi pengembangan program factory sharing di bidang kakao yang dikembangkan di Jembrana.  Ia mengungkapkan bahwa kakao  menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Jembrana. Di samping itu, saat ini kakao Jembrana juga telah berhasil menembus pasar internasional, khususnya di benua Eropa dan Amerika.

BACA JUGA:  Permintaan Cetak Emas Meningkat, Pegadaian Tegaskan Emas Nasabah Aman dan Terjamin

“Jika dibandingkan dengan kakao lainnya yang ada di Indonesia,  Aroma khas biji kakao mejadi salah satu keunikan yang dimiliki komoditas kakao Jembrana. Hal itulah yang menjadikan kakao Jembrana sangat diminta pasar internasional,” ungkap Bupati Tamba, Selasa (6/6/2023) di rumah jabatan Bupati Jembrana. 

BACA JUGA:  Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS Dilantik, Bupati Badung Tekankan Peran Off-Taker Petani

Selain mendapatkan dukungan langsung dari Kementerian Koperasi dan UKM RI dengan membentuk factory sharing bidang produksi kakao di Kabupaten Jembrana. Pihaknya berharao kedepannya kabupaten Jembrana tidak hanya memproduksi kakao, akan tetapi juga membangun ekosistemnya. 

“Ada ruang display dan edukasi sehingga wisatawan nantinya yang akan berkunjung ke Jembrana bisa menikmati kakao jembrana, dengan berbagai produk olahannya sekaligus meneguhkan kabupaten Jembrana sebagai kampung cokelatcokelat, ” harapnya . (M-011)

  • DRB
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>