logo-menitini

Presiden Jokowi Sebut di Negara Lain Nggak Ada Bantuan Beras

presiden-jokowi
Presiden Jokowi meninjau Pasar Induk Cipinang, Jakarta, pada Kamis (15/2/2024). (Foto: Dok. BPMI Setpres/Rusman)

BEKASI,MENITINI.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu warga di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/2/2034). Presiden meninjau Gudang Bulog dan sekaligus menemui warga untuk memastikan penerimaan bantuan beras tersebut.

Presiden Jokowi mengatakan dunia saat ini tengah mengalami krisis pangan sehingga berdampak pada harga beras. Dia mengatakan pemerintah membantu dengan memberikan beras 10 kg ke warga penerima manfaat.

“Bapak ibu sekalian jadi di seluruh dunia, saat ini sedang terjadi yang namanya krisis pangan. Jadi harga beras, yang namanya harga beras juga naik. Tetapi di negara kita, beras kita bantu dengan diberikan 10 kg, 10 kg, 10 kg,” kata Presiden Jokowi.

BACA JUGA:  Harga Emas Antam Terkoreksi Tajam, Investor Mulai Melirik Momentum Beli

Jokowi bertanya kepada warga apakah bantuan 10 Kg beras mencukupi. Warga pun kompak berteriak tidak. “10 Kg kalau satu bulan cukup ndak?” kata Presiden Jokowi. “Ya kalau ditanya cukup nggak cukup, pasti jawabannya nggak cukup,” kata Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan pemerintah hadir untuk memberikan bantuan di saat harga beras naik. Ia membandingkan dengan negara lain yang menurutnya tidak ada bantuan beras.

BACA JUGA:  Investor Australia Datang ke Jakarta, Bidik Peluang Investasi di Ekonomi Hijau hingga Digital

“Tetapi tetap ini kan membantu kita, iya kan. Itulah fungsinya negara, membantu kalau ada apa, kenaikan harga beras. Kalau di negara lain kan nggak ada bantuan pangan beras seperti yang kita miliki. Untung APBN kita mampu memberikan ya,” ucap Presiden Jokowi. (M-003)

  • Editor: Daton
Keterangan Pers Presiden Joko Widodo
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>