Sebagai informasi, PepsiCo Greenhouse Program APAC 2026: The IMPACT Edition merupakan program berdurasi tujuh bulan yang dirancang untuk membantu startup beralih dari tahap proyek percontohan menuju kesiapan komersial.
Program ini melibatkan lima alumni Greenhouse Program, yaitu Adiona dari Australia program bidang optimasi rute berbasis kecerdasan buatan (AI) serta berbagai peluang untuk meningkatkan efisiensi armada (fleet efficiency), Bali Waste Cycle (BWC) dari Indonesia di bidang pengumpulan dan daur ulang kemasan fleksibel, sekaligus menjajaki berbagai potensi pasar akhir (end-market applications) untuk penggunaan material hasil pemulihan, Beijing AIForce Tech dari China bidang mesin pertanian bertenaga listrik, Takachar dari Thailand bidang penerapan teknologi portabelnya, yang mampu mengubah residu pertanian menjadi biochar (arang hayati), serta X-Centric Sciences dari Australia bidang teknologi kecerdasan tanah (soil intelligence).
Melalui kerangka IMPACT, para pendiri startup memperoleh pendampingan dari tim lintas fungsi PepsiCo yang mencakup bidang keberlanjutan, rantai pasok, pengadaan, riset dan pengembangan, operasional, keuangan, serta hukum.
Pendekatan tersebut membantu startup mengevaluasi aspek teknis, operasional, komersial, dan kepatuhan sejak awal, sehingga berbagai hambatan potensial dapat diidentifikasi sebelum solusi diterapkan dalam skala lebih luas.
Sejak diluncurkan pada 2023, PepsiCo Greenhouse APAC Program telah menggandeng 30 startup dan mendukung 22 proyek percontohan di bidang ekonomi sirkular, pertanian berkelanjutan, dan solusi iklim.(M-011)

