Olah Sampah Plastik dan Kemasan Jadi Produk Bernilai, BWC Dilirik Tiga Investor Internasional

Salah satu Co-Founder Bali Waste Cycle Olivia Anastasia Padang (kedua dari kiri) berfoto bersama lima startup alumni dari Greenhouse Program APAC 2026 IMPACT Edition saat acara penandatanganan Letter of Intent (LoI) di Singapura
Foto bersama: Vidyut Mohan, Chief Executive Officer Takachar; Olivia Anastasia Padang, Co-Founder Bali Waste Cycle, Weihua Li, Division VP, Beijing AIForce Tech; Richard Savoie, Founder & Chief Executive Officer, Adiona Tech; Roozbeh Ravansari, Chief Executive Officer, X-Centric Sciences

Sementara itu, melalui kerja sama dengan YKKS, sampah kemasan hasil pemilahan BWC juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kaki palsu. Kaki palsu yang dihasilkan kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui donasi perseorangan maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari perusahaan yang bekerja sama dengan YKKS.

 

Menteri LH Jumhur Hidayat (tengah) memegang kaki palsu hasil produksi Yayasan Kaki Kita Senusantara (YKSS) di Kantor Kementerian LH Jakarta.
Salah satu Co-Founder Bali Waste Cycle (BWC) yang juga sebagai ketua Dewan Penasehat Yayasan Kaki Kita Senusantara (YKKS) (kedua dari kanan) Putu Ivan Yunatana  bersama Menteri LH Jumhur Hidayat (tengah) menunjukkan kaki palsu hasil di Kantor Kementerian LH Jakarta. (Foto: Istimewa)

Produk kaki palsu tersebut bahkan telah diperkenalkan kepada Menteri Lingkungan Hidup dalam audiensi di Kementerian Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Putu Ivan Yunatana, selaku Ketua Dewan Pembina YKKS, turut memperkenalkan inovasi tersebut sebagai bagian dari upaya pemanfaatan sampah plastik untuk menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Pelindo Salurkan 2.500 Bibit Mangrove untuk Pulihkan Pesisir Demak

Lebih lanjut Putu Ivan menjelaskan, ke depannya BWC berencana mengembangkan berbagai program lain berbasis sampah plastik dan kemasan. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas jenis produk hasil daur ulang sekaligus membuka peluang pasar baru.

Sektor pariwisata dan korporasi menjadi salah satu pasar potensial yang dijajaki untuk pemanfaatan produk tersebut. Dengan memperluas kerja sama dan pasar, BWC berupaya mendorong agar material yang sebelumnya dianggap sebagai sampah dapat kembali dimanfaatkan sebagai sumber daya bernilai.

Halaman 3 dari 5
Scroll to Top