Keturunan PKI Bukan Alasan Gagalkan Calon Prajurit

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Foto: DOK. Medcom/Yona)

JAKARTA,MENITINI.COM – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengingatkan kepada jajarannya bahwa keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) tidak boleh dijadikan alasan untuk menggagalkan calon prajurit dalam proses seleksi.

Jendral Andika mengatakan, panitia seleksi tidak punya dasar hukum untuk menggagalkan calon prajurit dengan alasan keturunan PKI.

“Yang dilarang itu PKI, yang kedua ajaran Komunisme, Marxisme, dan Leninisme. Itu yang tertulis,” kata Andika dalam siaran channel YouTube Jenderal Andika Perkasa di Jakarta, Rabu, 20 Maret 2022.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Tekankan Harmoni dan Persatuan

Andika meminta jajaran panitia seleksi penerimaan Prajurit TNI 2022 menghapus pertanyaan yang menanyakan hubungan kekerabatan calon prajurit dengan PKI. “Jangan kita mengada-ada. Saya orang yang patuh peraturan perundang-undangan. Ingat ini. Kita melarang pastikan kita punya dasar hukum,” kata Andika.

Dia memerintahkan panitia seleksi untuk tidak membuat aturan dan larangan yang tidak ada dasar hukumnya. Termasuk, terkait hubungan kekerabatan calon prajurit dengan PKI dan organisasi sayap (underbow) PKI.

BACA JUGA:  Survei: 88,8 Persen Pemudik Puas, Manajemen Mudik Lebaran 2026 Dinilai Berjalan Baik

“Zaman saya tidak ada lagi (larangan terkait) keturunan. Tidak, karena saya menggunakan dasar hukum,” tegas Andika.

Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top