logo-menitini

Kejagung Tangkap Buronan Kasus Perbankan di Jakarta Timur

Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung berhasil menangkap buronan kasus perbankan, HB di kawasan Jalan Condet Raya, Jakarta Timur, pada Kamis (28/8/2025).
Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung berhasil menangkap buronan kasus perbankan, HB di kawasan Jalan Condet Raya, Jakarta Timur, pada Kamis (28/8/2025). (Foto: Istimewa)

JAKARTA,MENITINI.COM-Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung berhasil menangkap buronan kasus perbankan berinisial HB di kawasan Jalan Condet Raya, Jakarta Timur, pada Kamis (28/8/2025).

HB, yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, telah divonis bersalah melakukan tindak pidana perbankan. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 7684 K/Pid.Sus/2024 tanggal 28 November 2024 juncto Putusan Pengadilan Negeri Pontianak Nomor 120/Pid.Sus/2024/PN.Ptk tanggal 11 Juli 2024, ia dijatuhi hukuman 5 tahun penjara serta denda Rp10 miliar.

BACA JUGA:  Tersangka Senpi Ilegal di Denpasar Ngaku Beli Rp2 Juta, Hendak Dijual Rp35 Juta

Saat diamankan, terpidana berusia 28 tahun itu bersikap kooperatif sehingga proses penangkapan berjalan lancar. Untuk sementara, Harip Budiman dititipkan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Jaksa Agung melalui pernyataan resminya menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu para buronan yang masih berkeliaran. “Kami mengimbau seluruh DPO Kejaksaan RI agar segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi buronan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Satgas SIRI Tangkap DPO Kasus Narkotika Asal Kejati NTT di Surabaya

Dengan tertangkapnya HB, Kejaksaan Agung menegaskan kembali komitmennya dalam menegakkan hukum serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.*

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>