Empat Bulan Ditempa, 17 Pejabat Ambon Disiapkan Jadi Motor Perubahan Pelayanan

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon, Steven Dominggus.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon, Steven Dominggus.
AMBON,MENITINI.COM – Sebanyak 17 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menjalani program penguatan kapasitas selama empat bulan sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Ambon.
Program pembinaan ini difokuskan pada peningkatan kompetensi kepemimpinan, manajemen pelayanan, serta penguatan integritas aparatur sipil negara (ASN) dalam menjawab tuntutan masyarakat yang semakin dinamis.
Mereka resmi mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVIII Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah.
Program pengembangan kompetensi kepemimpinan strategis tersebut berlangsung selama lebih dari empat bulan, mulai 3 Agustus hingga 11 Desember 2026, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik kepada masyarakat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon, Steven Dominggus, menjelaskan, pelaksanaan PKN Tingkat II merupakan agenda penting dalam membangun kapasitas aparatur sipil negara, khususnya pejabat pimpinan tinggi pratama yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi kepemimpinan strategis bagi pejabat di lingkungan Pemkot Ambon,” kata Steven,  Minggu (2/8/2026).
Ia menjelaskan, keikutsertaan para pejabat tersebut telah ditetapkan melalui Surat Tugas Wali Kota Ambon Nomor 800.1.11.1/3618/SETKOT tertanggal 28 Juli 2026.
Dalam surat tugas tersebut ditegaskan bahwa seluruh peserta wajib mengikuti setiap tahapan pelatihan hingga selesai serta menaati seluruh ketentuan yang berlaku selama proses pendidikan berlangsung.
Selain itu, peserta diwajibkan mematuhi kode etik, tata tertib, dan seluruh arahan yang diberikan oleh tenaga pengajar maupun penyelenggara. Mereka juga diminta menyesuaikan pelaksanaan tugas kedinasan sehari-hari dengan jadwal pendidikan yang telah ditetapkan agar proses pemerintahan tetap berjalan optimal.
Steven menambahkan, PKN Tingkat II tahun ini menggunakan metode blended learning, yakni memadukan pembelajaran daring dan tatap muka. Metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses pembelajaran sekaligus memperkuat kemampuan kepemimpinan para peserta dalam menghadapi dinamika birokrasi modern.
“Pelatihan ini menggunakan metode blended learning dan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pejabat dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan publik,” katanya.
Berikut, nama-nama 17 pejabat eselon II Pemerintah Kota Ambon yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXVIII Tahun 2026 antara lain:
Dra. Selly Shirley Pordiana Kalahatu, M.Si., Inspektur Kota Ambon. Drs. Herman Semmy Tetelepta, M.Si., Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon. Christianus Tukloy, S.Pi., Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon. Fenly Masawoy, S.STP., M.Si., Staf Ahli Wali Kota Bidang Politik, Hukum, dan Aparatur.
Alfian Lewenussa, S.STP., M.Si., Sekretaris DPRD Kota Ambon. Hanny Meila Seconova Tamtelahitu, S.H., M.H., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon. Ivonny Alexandra Wihelmina Latuputty, S.T., Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon.
Drs. Alexander J. Hursepuny, M.T., Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik. Siegers Vebyana, S.E., M.Si., Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon. Henly Claudya Simatauw, S.Pi., Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon.
dr. Johan Stefanus Norimarna, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon. Muhammad Abdul Aziz, S.T., Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon. Marsia Mulan, S.E., M.M., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon. Frits Raimond M. Tatipikalawan, S.Hut., M.Si., Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kota Ambon.
Vedya Kuncoro, S.T., M.T., Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon. Dr. Ronald Henock Lekransy, S.T., M.Si., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon. Oldrin Parinussa, S.E., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Ambon.
Menurut Steven, keikutsertaan para pejabat dalam PKN Tingkat II diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga menghasilkan inovasi yang mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, mempercepat reformasi birokrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini para pejabat dapat bekerja lebih profesional, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II tersebut, Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya aparatur yang memiliki kompetensi kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan tantangan birokrasi yang semakin kompleks, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya program tersebut, 17 pejabat ini diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di lingkup Pemkot Ambon, terutama dalam menciptakan sistem pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Ambon dalam menghadirkan birokrasi yang profesional dan adaptif di tengah tantangan pembangunan kota yang terus berkembang. (M-009)
  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Kasus Jalan Danar–Tetoat: Eks Kadis PUPR Maluku Bersama 3 Tersangka Resmi Ditahan
Iklan

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top