logo-menitini

Dinas Koperasi Badung Agendakan Operasi Pasar Bapokting

ilustrasi bapokting
Ilustrasi Bapokting. (Net)

BADUNG, Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (DiskopUKMP) Kabupaten Badung akan melaksanakan operasi pasar murah yang fokus pada kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting). 

Kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi inflasi atas lonjakan harga kebutuhan pokok jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala DiskopUKMP Badung, I Made Widiana, menjelaskan operasi pasar Bapokting akan dilaksanakan selama dua hari.

“Akan dilaksanakan Jumat, 20 Desember dan Senin, 23 Desember mendatang,” ujar Made Widiana pada Selasa (17/12).

Made Widiana menyebutkan, operasi pasar akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula, tepung, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya. Operasi ini dipusatkan di dua lokasi, yaitu Wantilan Desa Adat Tangeb, Kelurahan Abianbase, dan di Parkiran Lapangan Abianbase, Jl. Pura Dalem Gede Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. 

BACA JUGA:  Prabowo Tegaskan Komitmen Reformasi Ekonomi dan Penegakan Hukum di Forum Bisnis AS

Tak hanya itu, DiskopUKMP Badung juga berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk memastikan ketersediaan gas LPG 3 kg. “Kami telah bersurat kepada Direktur Pertamina Wilayah Bali agar ikut berpartisipasi menyiapkan LPG 3 kg sebanyak 350 tabung,” tambah Widiana. 

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Badung, A.A Sagung Rosyawati, sebelumnya menyatakan bahwa distribusi pangan menjadi prioritas utama dalam upaya menjaga stabilitas harga. Pemerintah Kabupaten Badung bekerja sama dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk memfasilitasi kelancaran distribusi bahan pangan. 

BACA JUGA:  Reformasi Pasar Modal Dinilai Kunci Tarik Investasi dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi

“Distribusi bahan pangan tidak boleh terganggu. Armada angkutan telah disiapkan untuk memprioritaskan distribusi komoditas penting guna mencegah kenaikan harga yang disebabkan keterlambatan distribusi,” tegasnya. 

Selain itu, operasi pasar murah ini juga diiringi kampanye edukasi kepada masyarakat untuk membangun kesadaran berbelanja bijak dan tidak berlebihan. Himbauan ini disampaikan melalui tokoh masyarakat, tokoh agama, media sosial, dan iklan layanan masyarakat.  (*)

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>