Bupati Badung Gandeng Australia Tangkal Hoaks, Bahas Kemacetan hingga Pariwisata Berkualitas

Bupati Wayan Adi Arnawa menerima audiensi DPW. Nawa Cita Pariwisata Indonesia Bali dan mantan Gubernur Jenderal Australia David Hurley di Puspem Badung, Rabu (28/7).
Bupati Wayan Adi Arnawa menerima audiensi DPW. Nawa Cita Pariwisata Indonesia Bali dan mantan Gubernur Jenderal Australia David Hurley di Puspem Badung, Rabu (28/7). (Foto: Humas Badung)

BADUNG, MENITINI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat kerja sama internasional untuk menjaga citra pariwisata Bali. Salah satu langkahnya dilakukan melalui pertemuan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dengan Dewan Pimpinan Wilayah Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Bali serta mantan Gubernur Jenderal Australia, David Hurley, di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Rabu (29/7).

Dalam audiensi tersebut, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari penguatan investasi, pengembangan pariwisata berkelanjutan, penanganan kemacetan, hingga upaya menangkal penyebaran hoaks mengenai kondisi pariwisata Bali.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan pemerintah daerah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan dan budaya sebagai fondasi utama pariwisata Bali.

Menurutnya, Pemkab Badung saat ini tengah mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi dan ramah lingkungan sebagai solusi mengatasi kemacetan di kawasan pariwisata.

“Kami tidak ingin pembangunan justru merusak lingkungan. Karena itu, infrastruktur yang dibangun harus tetap berwawasan lingkungan agar mampu mewujudkan pariwisata yang berkualitas,” ujar Adi Arnawa.

BACA JUGA:  Muscab Pertuni Badung Dibuka, Rasniathi Adi Arnawa Tegaskan Komitmen Wujudkan Badung Ramah Disabilitas

Selain membahas infrastruktur, Adi Arnawa juga meminta dukungan Pemerintah Australia untuk membantu meluruskan berbagai informasi keliru yang beredar di media sosial mengenai Bali.

Ia menegaskan pemerintah tidak tinggal diam menghadapi persoalan kemacetan dan terus mengambil langkah strategis melalui pembangunan konektivitas jalan serta pengembangan transportasi publik.

“Kami berharap ada sinergi untuk menyampaikan fakta yang sebenarnya kepada masyarakat Australia bahwa Bali tetap aman, nyaman, dan layak dikunjungi,” katanya.

Sementara itu, David Hurley menegaskan Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan Australia. Ia menyebut Pemerintah Australia terus mengedukasi warganya melalui sistem SmartTraveller agar menghormati budaya, menaati hukum, serta menjaga norma yang berlaku selama berada di Bali.

“Australia sangat mencintai Bali. Kami terus mengingatkan warga Australia untuk menghormati budaya Bali, mematuhi aturan, dan menjadi tamu yang baik,” ujarnya.

BACA JUGA:  TP PKK Badung Hadiri Puncak HKG PKK ke-54, Kader Raih Penghargaan Nasional Adhi Bhakti Utama

Hurley juga mengapresiasi berbagai langkah yang dilakukan Pemkab Badung dalam membenahi infrastruktur penunjang pariwisata. Menurutnya, Australia siap mendukung penyampaian informasi perjalanan yang akurat dan berbasis fakta sehingga tidak terjadi disinformasi mengenai kondisi pariwisata Bali.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Badung AA. Putri Mas Agung, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga I Gusti Made Dwipayana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Made Rai Warastuthi, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top