Rangkaian bencana ekologis sepanjang 2025 menjadi pengingat bahwa krisis lingkungan merupakan akumulasi dari cara manusia memperlakukan ruang hidupnya. Pertanyaannya kini, apakah peringatan tersebut akan direspons dengan perubahan nyata, atau kembali diabaikan hingga bencana berikutnya datang.*
- Editor: Daton









