Tukik Terdampar di Pesisir Pantai Tuban, Terjebak Sampah di Hutan Mangrove

Seekor tukik yang ditunjukan terdampar di pesisir timur Tuban. (Foto: M-003)

BADUNG, MENITINI.COM – Temuan tukik secara beruntun ditemukan belakangan ini di perairan Teluk Benoa tepatnya di perairan timur Tuban, Badung Bali.

Kondisi itu membuat nelayan Wanasari Tuban heran karena kejadian itu baru pertama kali terjadi.  Terlebih kawasan Teluk Benoa kawasan air payau pasang surut.

Sekretaris Kelompok Nelayan Wanasari Tuban, Agus Diana mengatakanpara nelayan  kaget sebab bertahun tahun baru kali ini ia  menemukan kejadian itu.

Berdasarkan penuturan sejumlah orang tua, puluhan tahun lalu memang sering ditemukan penyu di pesisir timur Tuban. Setelah itu sekian puluhan tahun menghilang

BACA JUGA:  Bupati Badung Pimpin Aksi Bersih Pantai Munggu, Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga

“Penemuan tukik ini terjadi hampir setiap hari  dan sudah seminggu ini. Rata-rata satu hingga dua ekor setiap hari. Ukuran kecil, bahkan lebih kecil dari bungkus korek kayu,” kata Agus Diana  Kamis (25/7/2024).

Ia menceritakan, awalnya tukik itu ditemukan anggota nelayan saat bersama-sama volunteer bersih-bersih mangrove. Saat itu seekor tukik ditemukan terjebak di sampah.

Tukik tersebut kemudian dilepasliarkan kembali di perairan yang lebih dalam.  Setelah itu, hampir setiap hari ditemukan anak penyu yang terdampar di lokasi penganyutan dan sekitarnya.

BACA JUGA:  Bupati Badung Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R, Pengelolaan Sampah Berbasis Desa Diperkuat

Ia mengakui para nelayan tak punya pengalaman konservasi penyu. Karena itu ketika ditemukan, tukik itu langsung dilepasliarkan ke tengah agar tidak kembali terdampar.

Kuat dugaan tukik itu dilepasliarkan di wilayah lain, kemudian terbawa arus dan terdampar di pesisir timur Tuban.

Ia berharap agar kedepan kegiatan pelepasliaran tukik dapat mempertimbangkan arus laut agar tidak terdampar dan kemudian tukik itu mati. (M-003)

Iklan

BERITA TERKINI

Ilustrasi Hari Raya Nyepi

Viral Hina Nyepi, WNA Swiss Ditahan Polda Bali

DENPASAR,MENITINI.COM – Unggahan bernada penghinaan terhadap Hari Raya Nyepi di media sosial berujung hukum. Seorang warga negara asing asal Swiss berinisial LAZ kini resmi ditetapkan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top