Harga Minyak Goreng Mencekik, Rakyat Menjerit, Pemda Tak Berdaya

minyak goreng
Harga minyak goreng di Kota Ambon meroket, 1 liter Rp. 23.000 (M-IST)

Anehnya Pemda Maluku berdasarkan kewenangan yang ada masih acuh. Ini permainan para spekulan untuk menaikan harga kebutuhan rakyat tersebut untuk meraup keuntungan yang siknifikan. 

Hal ini disampaikan Peter Letelay. “Sesuai regulasi yang ada, Pemda Maluku harus proaktif, bukan membiarkan para distributor nakal bereaksi sesuai kemauan,” tandasnya.

Untuk itu Letelay mendesak Pemda Maluku tanggap terhadap Peraturan Menteri Perdagangan dimaksud, agar distributor tidak berspekulasi terhadap harga Migor itu.

BACA JUGA:  312 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Mulai Sisir Jembrana

Menurut Letelay, Migor di Maluku terpantau ada, tapi terkesan ada unsur pembiaran. “Masa barangnya ada, tapi di pasaran sulit didapat, ini sangat luar biasa permainan,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, dua perusahaan tersebut memiliki stok minyak goreng yang dibeli dengan harga lama. “Parahnya lagi, ketika mereka menjual pada rakyat dengan harga baru tapi tidak ada perhatian. Ini keterlaluan, ujar sumber lain yang minta namanya dirahasiakan.  “Kalau Pemda Maluku lewat Disperindag acuh, resikonya rakyat menelan pil pahit,” ujarnya. M-009

BACA JUGA:  Prabowo: Nasionalisme Jadi Kunci Kemajuan Ekonomi Bangsa
Iklan

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu, 14 Juni 2026.

Prabowo Minta Rosan Buka Data Positif Investasi ke Publik

JAKARTA,MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, untuk menyampaikan secara terbuka kepada

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top