Diduga Korupsi Dana Hibah, Lima Komisioner KPU Aru Dijebloskan ke Rutan

Lima tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada Aru tahun 2020. (Foto: M-009)

AMBON, MENITINI.COMKejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku menjebloskan  Lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Aru, ke rumah tahanan (Rutan).

Mereka ditahan, setelah sebelumnya ditetapkan tersangka oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal, Polres Aru. Penetapan tersangka ini dilakukan akhir tahun lalu.

Penahanan terhadap lima komisioner KPU Aru ini, menurut Kejati Maluku untuk mempermudah proses penyidikan.

BACA JUGA:  JPU Tuntut 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Pertamina, Fokus Pemulihan Kerugian Negara

“Empat orang ditahan di Rutan Waiheru. Sementara yang perempuan dititipkan di Lapas Perempuan,” jelas Pejabat Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Aizit Latuconsina, Rabu (17/1/2024).

Lima Komisioner KPU Aru ini ditetapkan tersangka terkait dugaan korupsi dana hibah Pilkada Aru tahun 2020.

BACA JUGA:  JPU Tegaskan Ada Intervensi dan Niat Jahat Terdakwa dalam Kasus Korupsi Tata Niaga Minyak Mentah Pertamina

Kelima komisioner KPU yang ditahan, adalah Mustafa Darakay (Ketua KPU Aru), Josep Soedarso Labok, Muhammad Ajir Kadir, Kenan Rahalus, dan Tina Jovita Narubun. (M-009)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top