BANGLI,MENITINI.COM – Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) menggencarkan langkah antisipatif untuk menekan penyebaran lalat di kawasan Kintamani. Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah memperkuat edukasi kepada petani terkait pengelolaan pupuk organik yang tepat dan ramah lingkungan.
Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma, mengatakan upaya tersebut dilakukan bersama instansi terkait sebagai langkah preventif agar permasalahan lalat tidak terus berulang dan berdampak pada kenyamanan masyarakat maupun aktivitas pariwisata.
“Salah satu yang kami tekankan kepada petani adalah penggunaan pupuk organik yang sudah melalui proses fermentasi. Ini penting untuk menekan berkembangnya lalat yang bersumber dari pupuk kotoran ternak, khususnya kotoran ayam,” ujar Sarma kepada media, Kamis (8/1/2026).









