Kurangnya sinar matahari
Penelitian menyoroti pentingnya paparan sinar matahari untuk mengatur kadar serotonin. Dan saat tubuh Anda bersiap untuk tidur, ia mengubah beberapa serotonin menjadi melatonin, yang mendukung tidur yang optimal. Jadi, awan hujan yang terus menerus menghalangi matahari dapat mengganggu produksi serotonin dan melatonin. Gangguan ini dapat mendatangkan kekacauan jadwal tidur Anda. Imbas panjangnya, dapat memengaruhi tingkat energi dan suasana hati Anda sepanjang hari.
Kekhawatiran tentang perubahan iklim
Perubahan iklim merupakan sumber kecemasan bagi banyak orang, dan perasaan tidak berdaya tentang keadaan planet ini juga dapat menyebabkan kesedihan atau depresi. Kekeringan, banjir, dan perubahan pola hujan terkait iklim lainnya dapat dengan mudah berdampak pada kesehatan mental dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan, terutama ketika perubahan ini memengaruhi Anda secara langsung.
Kebosanan
Rasa sedih atau kecewa saat cuaca hujan menggagalkan aktivitas adalah hal yang wajar. Namun, semakin lama Anda terjebak dalam ruangan, semakin dalam efek suasana hati negatif ini. Apalagi jika Anda tipe yang tidak bisa duduk diam dalam waktu lama. Misalnya, Anda mungkin sudah berencana untuk melakukan petualangan namun harus berakhir duduk diam di dalam rumah. Rasa bosan jadi makin menggerogoti Anda.
Faktor lain yang berkontribusi
Selain yang telah disebutkan, ada beberapa faktor lain yang berkontribusi dalam perubahan suasana hati Anda saat hujan. Beberapa faktor utama antara lain:

