BADUNG, MENITINI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) kepada 439 unit rumah serta bantuan sosial kepada 599 penyandang disabilitas pada 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta di Wantilan Giri Mandala, Desa Adat Sembung Sobangan, Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Senin (12/10).
Bagus Alit Sucipta mengatakan, program tersebut merupakan implementasi visi dan misi Sapta Kriya Adi Cipta, khususnya peningkatan kualitas hidup masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, serta peningkatan kualitas infrastruktur publik dan permukiman.
“Bantuan ini disalurkan untuk membantu masyarakat kita, khususnya yang kurang mampu dan penyandang disabilitas. Kami berharap program ini dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian warga di desa dan banjar setempat melalui perputaran ekonomi lokal secara mandiri,” ujarnya.
Pemkab Badung juga berencana mendorong peningkatan nilai bantuan bedah rumah dari Rp 55 juta menjadi lebih dari Rp 70 juta pada tahun-tahun mendatang. Langkah ini dipertimbangkan untuk menyesuaikan bantuan dengan kenaikan harga bahan bangunan.
Selain itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung diminta menyusun regulasi baru agar bantuan pada 2027 dapat mencakup pembangunan sarana penunjang rumah, seperti dapur dan toilet.
Kepala Dinas Perkim Badung, AA Ngurah Bayu Kumara Putra, menjelaskan program BRLH menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan sejalan dengan Program Nasional Pembangunan Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.

