GIANYAR,MENITINI.COM – PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperluas dampak penyelenggaraan Maybank Marathon 2026 dengan menghadirkan program edukasi literasi keuangan bagi 2.000 pelajar di Kabupaten Gianyar, Bali. Program bertajuk MELAIB (Melek Literasi dan Aksi Finansial Bersama) ini dijalankan bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) sebagai bagian dari rangkaian Jejak Hijau Maybank Marathon 2026.
Program tersebut menyasar 35 sekolah dasar, empat sekolah menengah pertama, dan satu sekolah menengah atas di Gianyar. Selain memberikan materi kepada siswa, program juga mencakup pelatihan guru, penyediaan modul pembelajaran interaktif, serta implementasi pembelajaran di sekolah hingga Agustus 2026.
Head of Sustainability Maybank Indonesia, Maria Trifanny Fransiska, mengatakan MELAIB merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial melalui penyelenggaraan Maybank Marathon.
“Selaras dengan nilai dan semangat marathon, literasi keuangan juga mengajarkan pentingnya perencanaan, kedisiplinan, dan konsistensi demi mewujudkan ketahanan finansial jangka panjang,” ujarnya.
Menurut Maria, materi pembelajaran disusun sesuai jenjang pendidikan agar mudah dipahami siswa. Program ini juga sejalan dengan misi Humanising Financial Services Maybank Indonesia dalam menghadirkan edukasi dan layanan keuangan yang sederhana, intuitif, serta mudah diakses.
Pelaksanaan MELAIB bertepatan dengan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025, tingkat literasi keuangan pelajar Indonesia baru mencapai 61,76 persen, masih berada di bawah rata-rata nasional sebesar 66,46 persen. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan edukasi keuangan sejak usia dini.
Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Bali, Irhamsah, menilai literasi keuangan menjadi bekal penting di tengah meningkatnya interaksi generasi muda dengan ekosistem keuangan digital.
Ia mengapresiasi kolaborasi Maybank Indonesia dan PJI yang menghadirkan program edukasi di lingkungan sekolah untuk membentuk perilaku finansial yang bertanggung jawab sekaligus memperkuat ketahanan finansial generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, menyebut program MELAIB sejalan dengan upaya menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
“Program ini tidak hanya mengenalkan konsep pengelolaan keuangan, tetapi juga membantu siswa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dalam program tersebut, siswa akan mempelajari berbagai materi, mulai dari cara memperoleh uang, menabung, membelanjakan uang secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga menyusun anggaran dan perencanaan keuangan. Materi juga membahas tantangan keuangan di era digital, seperti perilaku konsumtif, belanja impulsif, serta pentingnya mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab.
Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan pendidikan yang relevan bagi generasi muda.
Menurutnya, melalui MELAIB para siswa tidak hanya belajar mengelola keuangan, tetapi juga membangun pola pikir dan kebiasaan finansial yang akan menjadi bekal sepanjang hidup.
Melalui program ini, Maybank Indonesia berharap penyelenggaraan Maybank Marathon 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui peningkatan literasi keuangan di kalangan pelajar.











